Menteri Agama Upayakan Visa Tidak Ganjal Keberangkatan Calon Haji

Ketua DPRD Subang ir. Beni Rudiono Memberi Sambutan

Wartakini.co, Jakarta- Menteri Agama, Lukman Safiuddin, mengupayakan tidak ada lagi penundaan keberangkatan jemaah karena keterlambatan pengurusan visa Arab Saudi.

“Pengurusan visa berjalan secara berangsur tahap demi tahapnya. Mudah-mudahan mendekati waktu pemberangkatan kloter pertama, semua bisa tuntas penerbitannya,” katanya, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa.

Hal itu dia katakan saat menghadiri pelantikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, di Aula Asrama Haji Jawa Barat Embarkasi Jakarta-Bekasi. Dia telah menginstruksikan seluruh Kantor Agama di daerah untuk memperbaiki sistem pelayanan visa bagi para jemaah haji dan juga meminta alur birokrasi penerbitan visa dapat disederhanakan demi memangkas waktu dan memaksimalkan pelayanan. Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Barat, A Bukhori, menyebutkan pengurusan paspor jemaahnya sudah rampung 99 persen. Dari total 29.988 jemaah yang diberangkatkan tahun ini di Jawa Barat, kata dia, tinggal 436 orang yang masih dalam proses penerbitan di kantor imigrasi.

“Termasuk di antaranya 80 jemaah yang belum melunasi biaya haji. Memang ada keterlambatan pengumuman keberangkatan, sehingga mereka termasuk yang diberikan waktu pelunasan pada fase dua,” katanya.

Daftar Tunggu Haji Di Subang Hingga 2030

Sementara itu di kabupaten Subang Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih menyampaikan kepada Calon Jamaah Haji supaya bersyukur kepada Allah SWT karena diberikan kesempatan untuk berangkat tahun ini. Sebab daftar tunggu keberangkatan sudah sampai tahun 2030.

“Daftar tunggu keberangkatan Jamaah Haji itu sudah banyak. Maka bersyukurlah bisa berangkat tahun ini,” ujarnya dalam sambutan Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kementerian Agama Kabupaten Subang, Rabu (20/7/2016) di Wisma Haji Subang.

Dalam laporan Kepala Kemenag Kab. Subang, DR. H. Ahmad Sukandar menyampaikan perlunya calon jama’ah haji memahami pengetahuan tentang ibadah haji

“Bahwa dalam penyelenggaraan Bimbingan Manasik bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan memahami secara jelas dalam pelayanan kesehatan. Dasar hukum kegiatan ini diantaranya ialah UU 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji,” Jelasnya

Ahmad Sukandar juga menyebutkan jumlah jama’ah haji yang akan berangkat dan tengah mengikuti manasik dari kabupaten Subang tahun 2016 ini

“Jumlah kuota Jamaah Haji Kabupaten Subang ialah sebanyak 961 orang, yang mengikuti manasik hari ini sebanyak 444 orang selanjutnya sebanyak 517,” Pungkasnya

Redaksi/Antara

BAGIKAN