Kadis PU, PPK dan Ketua Pokja Mangkir dari Panggilan Penyidik Kejati Sumut

126
KEJATI-SUMUT (Foto: Ist SinarHarapan.co)

SIBOLGA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Sibolga, MP beserta Pejabat Pembuat Komitmen, SN dan Ketua ULP/Kelompok Kerja, RS mangkir dari panggilan Peniyidik Pidsus Kejati Sumatra Utara. Ketiga Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Kota Sibolga dilakukan pemanggilan untuk pemeriksaan kasus dugaan Korupsi Proyek Rigid Beton Tahun 2015 yang merugikan Negara sebesar 10 miliar rupiah.

Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian mengatakan. Ketiga Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Sibolga itu sudah ditetapkan tersangka bersama sepuluh rekanan Kontraktor.

“Tersangka Kadis PU Sibolga MP tidak hadir karena sakit yang disampaikan Kuasa Hukumnya. Untuk PPK SN dan Ketua Pokja RS hingga saat ini tidak ada pemberitahuan mengenai ketidakhadiran mereka. Sedangkan 10 rekanan Kontraktor sudah terlebih dahulu ditahan,” ujarnya kepada wartawan. Kamis (9/11).

Lanjutnya. Penyidik Pidsus Kejatisu menjadwalkan kembali pemeriksaan kepada ketiga tersangka  yang mangkir dari panggilan.

“Hari Selasa (14/11) pemeriksaan ketiga tersangka akan dijadwalkan. Ini masih pemanggilan pertama. Pekan depan akan kita panggil untuk kedua kalinya,” jelas Sumanggar.

Dana proyek rigid beton di Kota Sibolga ini bersumber dari DAK tambahan usulan daerah yang tertuang dalam DPA Dinas PU Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2015. Nilai kontraknya sebesar 65 miliar rupiah. Kerugian negara berdasarkan hasil audit BPK mencapai 10 miliar rupiah.

BAGIKAN