Material Bekas Proyek Penahan Ombak Gangggu Lingkungan Warga

12
Sisa Material Proyek Penahan Ombak yang Berserakan. (Foto: Devvi Lahendra/WK)

BENGKAYANG (Kalimantan Barat) — Pengerjaan proyek penahan ombak pantai di Dusun Fajar, Desa Sungai Jaga A, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, tak hanya memberikan manfaat yang besar bagi warga sekitar, namun pekerjaan tersebut juga menyisakan berbagai persoalan bagi sebagian warga.

Pasalnya banyak sisa material yang tinggalkan pelaksana pekerjaan di lingkungan rumah warga. Hingga saat ini tumpukan sisa material batu maupun pasir justru mengganggu warga dalam beraktifitas sehari-hari.

“Inilah sisa batu dan pasir dari pekerjaan abrasi pantai, setelah mereka selesai bekerja semuanya mereka tinggal begitu saja tanpa memikirkan apakah kita terganggu atau tidak dengan tumpukan material ini, ” kata Yunita, pada wartakini.co, sembari menunjukkan tumpukan material batu dan pasir di depan rumahnya, Senin (13/11).

Dikatakan Yunita selian tumpukan batu dan pasir, banyak tumpahan pasir membuat sumur menjadi dangkal yang mengakibatkan berkurangnya debit air sumur.

“Ya waktu itu mereka berjanji akan menggali kembali sumur di rumah saya untuk mengeluarkan material pasir yang masuk ke dalam sumur, tapi kenyataannya sampai saat ini semua hanya tinggal janji. Mereka juga telah selesai bekerja, namun masih banyak menyisakan persoalan bagi saya dan warga disini, ” tukas Yunita mengakhiri.

 

BAGIKAN