Musim Hujan, 2 Warga Desa Pahauman Meninggal Terserang DBD

146
Penderita DBD di Puskesmas Pahamuman Kec Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat. (Foto: Devvi Lehindra)

NGABANG (Kalimantan Barat) – Meningkatnya angka penderita Demam Berdarah (DBD) di Desa Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak Kalimantan Barat, setidaknya harus menjadi perhatian serius dari instansi terkait, agar segera turun tangan guna menekan angka penderita DBD.

Pasalnya, mayoritas pasien DBD di Desa Pahauman merupakan warga kurang mampu. Bahkan menurut informasi yang didapatkan wartakini.co dari warga setempat, hingga saat ini sudah terdapat dua orang korban meninggal dunia.

Menurut Manto salah seorang warga mengatakan pasien DBD di Puskesmas Pahauman terus bertambah, dikarenakan warga Kecamatan Sengah Temila lebih memilih merawat anggota keluarganya di puskesmas tersebut yang lebih dekat dari desa mereka.

“Ya Puskesmas Pahauman inilah yang terdekat, jika mau ke rumah sakit besar maka kami harus pergi ke kota dan jaraknya sangat jauh,” kata Manto, Kamis (9/11).

Manto berharap agar pemerintah dapat melakukan berbagai cara untuk mencegah penyebaran penyakit DBD di Desa Pahauman.

“Dengan cara pengasapan, memotong siklus penyebarannya dengan memberantas nyamuk merupakan langkah tepat yag saat ini harus segera dilakukan oleh pemerintah. Kita berharap agar apa yang kita inginkan secepatnya dapat dilaksanakan, ” harap Mantao.

BAGIKAN