Sedang Apel, Mapolres Lanny Jaya Diberondong Peluru

35
Ilustrasi Kontak Senjata (Sumber Merdeka.com)

WAMENA-Kapolres Lanny Jaya, Provinsi Papua mengaku personelnya yang melakukan apel di Mapolres setempat pada Rabu pagi, ditembaki oleh kelompok bersenjata yang dipimpin Puron Wenda.

“Betul ada kontak senjata. Kontak senjata kurang lebih hampir sekitar tiga jam,” kata AKBP Tony Ananda Swadaya ketika dihubungi wartawan di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu, dilansir dari Antara Papua.

Menurut dia tidak ada korban jiwa dari pihak kepolisian maupun warga sipil pasca baku tembak yang terjadi di sana.

“Mereka yang menembak dahulu ke Polres. Tetapi mereka sudah mundur,” katanya.

Walau kontak senjata telah selesai dan situasi sudah kondusif, kepolisian tetap siaga guna mengantisipasi adanya serangan susulan.

“Kendaraan dari Jayawijaya ke Lanny Jaya dan sebaliknya sudah bisa melintas. Cuma kita terus waspada untuk mengantisipasi adanya penyerangan berikutnya, itu yang kita takutkan jadi kita siaga,” katanya.

Menurutnya, kontak senjata dari kelompok itu sudah dilakukan sejak tanggal 1 Desember lalu, yang mana mobil patroli milik polisi ditembaki. 

Dugaan polisi, KKB yang melakukan penembakan terhadap Mapolres Lanny Jaya yang berlokasi di Tiom, Ibu Kota Kabupaten Lanny Jaya, dipimpin TW yang merupakan anak buah Puron Wenda.

TW merupakan pelaku penembakan terhadap anggota Polres Lanny Jaya beberapa waktu lalu.

Diakui Kapolres, polisi dibantu TNI sempat menembak ke arah gunung, dan dari laporan yang diterima jumlah KKB yang melakukan penembakan sekitar 25 orang.

Juga dilaporkan KKB sempat menembak ke arah pesawat Demonim yang sedang melintas dan hendak mendarat di Tiom, namun tembakan tersebut tidak mengenai sasaran. ***

Antara

BAGIKAN