Mobil Milik Aktifis LSM DI Tapteng Dibakar OTK

TAPTENG -Satu unit mobil jenis Chevrolet Trooper Nopol BB 1685 NA milik Charles Pardede warga Tapanuli Tengah (Tapteng), diduga telah dibakar orang tidak dikenal (OTK), pada Selasa (30/1/2018) dinihari.

Mobil aktivis LSM Topan RI dibakar orang tidak dikenal, saat sedang parkir di atas lahan kosong, di jalan Padangsidempuan Km 9,5 Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Kecamatan Pandan.

Dari keterangan sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, pelaku pembakaran mobil Charles Pardede berjumlah 2 orang dengan menggunakan sepedamotor.

“Tadi saya pergi dari rumah sekitar jam 5 subuh, sampai di depan kantor Pos, saya lihat asap besar dari samping Gang Saroha. Saya lihat ada satu orang berlari menyeberang jalan dari arah mobil terbakar menuju temannya yang sudah menunggu di seberang jalan, lalu tancap gas ke arah Pandan,” ungkap Uriana (47), warga setempat.

Uriana juga mengaku tidak mengenal persis wajah kedua pelaku maupun identitas sepedamotor yang digunakan saat melakukan pembakaran mobil Charles Pardede.

“Saya nggak sempat nengok wajahnya pak, karena masih agak gelap, jaraknya sekitar 40 meter dari lokasi kejadian. Kejadiannya sekitar jam 5 subuh juga. Kebetulan memang saya selalu bawa HP tiap jalan pagi, sekalian mau ngantar anak-anak ke sekolah lagi,” ucapnya.

Charles Pardede pemilik mobil mengatakan, insiden pembakaran mobil itu baru diketahuinya dari kepala lingkungan setempat sekira pukul 06.00 WIB.

“Mobil saya parkirkan sekitar jam 2 malam, karena tempat parkir sebelumnya di sebuah bengkel tak jauh dari TKP sedang lagi ada pembangunan rumah,” kata Charles.

Charles menduga, aksi pembakaran mobil terjadi akibat belakangan ini dirinya sangat getol mengungkap sejumlah kasus pejabat Tapteng di media sosial.

Dikesempatan itu, Charles juga membeberkan, jauh hari sebelum insiden pembakaran mobil, dirinya juga pernah mengalami penganiayaan dari oknum pemuda tidak dikenal.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah, AKP Zulfikar berencana akan menurunkan tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara untuk membantu penyelidikan, terkait kasus pembakaran mobil Charles Pardede.

“Kita akan mengumpulkan data-data dan informasi terkait kejadian ini, dan kita akan datangkan tim labfor dari Medan. Kalau ada informasi sekecil apapun tolong sampaikan kepada saya,” tutupnya.

(Andreas)

BAGIKAN