Tabrak Bocah 8 Tahun Hingga Tewas, Pengemudi Dan Mobil Truk Diamuk Massa

JAYAPURA-Seorang bocah laki-laki Marselus Goo (8 tahun) warga Kampung Ekimani Distrik Kamu Utara Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua, tewas mengenaskan setelah ditabrak truk di daerah tersebut, Senin pagi (8/1).

Dari data Kepolisian Polda Papua menyebutkan, kejadian ini berawal saat pengemudi mobil truk Toyota Dyna warna merah bernomor Polisi DS 9178 K yang dikendarai Udin (47 tahun) melaju dari arah Kampung Pugatadi Distrik Kamu Utara hendak ke Basekamp PT. Fajar Mustika untuk mengambil material.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di Jalan Trans Enarotali-Nabire Kampung Ekimani Distrik Kamu Utara Kabupaten Dogiyai, sopir melihat korban berada di sebelah kiri jalan hendak menyeberang ke sebelah kanan jalan, secara tiba-tiba korban kembali ke sebelah kiri jalan sehingga sopir hilang kendali dan tabrakan tak bisa di hindari.

“Jadi pengemudi truk tersebut hendak mengamankan diri ke Pos Brimob dikarenakan masyarakat sekitar TKP mengejar dan sesampainya di Jembatan Kali Tuka, pengemudi dihadang oleh masyarakat dan langsung melakukan pelemparan dengan menggunakan batu yang mengakibatkan pengemudi mengalami luka pada kepala bagian sebelah kiri, selanjutnya masyarakat melakukan pengerusakan terhadap kendaraan milik pelaku dengan menggunakan batu yang mengakibatkan kendaraan rusak pada kaca samping kiri kanan hancur dan kaca depan retak,” jelas Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH, Senin malam (8/1).

Mendapat adanya informasi kecelakaan, personil Polsek Kamu dengan dibantu personil Brimob Yon C BKO Kabupaten Dogiyai mendatangi TKP dan langsung melakukan Olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi.

Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dogiyai guna Otopsi, sementara pengemudi truk beserta barang bukti di bawa ke Mako Polres Nabire guna menghindari aksi dari masyarakat serta dilakukan proses lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Papua menyampaikan, pihak Kepolisian sudah melakukan langkah mediasi terhadap keluarga korban dan parah tokoh yang ada di Kampung Ekimani untuk mempercayakan permasalahan tersebut kepada pihak Kepolisian dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang ada di Kampung tersebut untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang anarkis.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan berjanji tidak akan melakukan tindakan-tindakan anarkis dan menyerahkan permasalahan ini kepada Pihak Kepolisian untuk diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak Perusahan PT Fajar Mustika.

Jenazah sementara di semayamkan di rumah duka dan akan di makamkan pada hari ini Selasa tanggal 9 Januari 2018. ***

(Faisal Narwawan)

BAGIKAN