Disnaker Subang Siap Berikan Keterangan jika Dipanggil Dewan

Kusman Yuhana
Kusman Yuhana

WARTAKINI.CO, Subang – Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang mengaku siap berkoordinasi dengan DPRD Subang. Disnaker siap memberikan keterangan perihal adanya delapan perusahaan yang mengajukan penangguhan pemberlakuan UMK 2016.

Kepala Disnakertrans Subang Kusman Yuhana menyatakan siap memenuhi panggilan DPRD terkait delapan perusahaan itu.

Kusman menyayangkan sikap Apindo Subang yang tak memberikan tembusan informasi kepada dinas saat akan mengajukan penagguhan UMK ke Gubernur Jawa Barat.

“Saya siap memberikan keterangan dan dikonfrontir dengan Apindo dan manajemen ke delapan perushaan itu jika dewan memanggil. Sampai saat ini belum ada panggilan,” ungkap Kusman, Senin (1/2/2016).

Menurut Ketua SPN Subang, Utom, delapan perushaan itu akan sangat merugikan ribuan buruh. Semetara kebutuhan hidup terus meningkat, tetapi hak mendapatkan upah lebih tinggi diabaikan.

“Kami akan terus pantau perkembangan persoalan ini. Tak akan berhenti kami perjuangkan,” tandas Utom.

Kedelapan perusahaan tersebut adalah: PT Bunivitex terletak di perbatasan subang dan karawang. Kwanglim di Pagaden, Dongan di Purwadadi, Yungwon di Purwadadi, Lintas Surya Alam di Cipeundeuy, Hand Sol Hyun di Purwadadi, Daenong Global di Dawuan dan PT Green tea di Kasomalang.

AHMAD