Subang Kehilangan Potensi Retribusi TKA

Ilustrasi Tenaga Kerja Profesional

SUBANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang Jawa Barat mendeteksi kehilangan potensi Pendapatan Asli daerah (PAD) dari Retribusi Perpanjangan Ijin Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Subang. Menurut Fungsiuonal Pengantar Tenaga Kerja Muda Disnakertrans Kab Subang, Ivan Rahmat hal ini disebabkan banyak tenaga kerja di Subang yang terdaftar dibeberapa daerah. Padahal mereka bekerja di wilayah Subang. Sedangkan Kabupaten Subang telah mempunyai Peraturan Daerah yang mengatur TKA, yaitu Perda No. 2 tahun 2014.

“Padahal kita sudah punya Perda No. 2 tahun 2014 bahwa untuk perpanjangan untuk meperpanjang ijin tenaga kerja asing itu harus di Subang untuk menambah PAD. (tetapi) banyak perusahaan asing yang membuat dokumen (TKA) lewat agen yang menyusun lokasi kerja di beberapa lokasi. Padahal (lokasi) kerjanya hanya di Subang,” ungkapnya, Rabu (7/3/2018)

Makanya sekarang kata Ivan pihaknya sedang mengupayakan bekerja sama dengan pengawas tenaga kerja membuat ijin TKA di-satu lokasi-kan supaya bisa membayar retribusinya di Subang. “Jadi ada pemasukan buat PAD Subang,” imbuhnya.

Kata dia selama ini banyak TKA yang melakukan perpanjangan ijinnya di pusat jadi retribusinya masuk ke tempat mereka melakukan pembayaran. “Kalau bayar di pusat pemasukan (retribusi)-nya ke pusat nggak ke daerah,” imbuhnya lagi.

Dari data yang dia pegang sampai bulan Pebruari 2018 jumlah TKA di Subang sebanak 286 orang. Tetapi yang masuk satu lokasi di Subang hanyay 75 orang. “Jadi timpang banget (dengan jumlah keseluruhan). Perbandingannya jauh.

Kemudian Ivan menjelaskan pembayaran retribusi di pusat dan di daerah itu sama nilainya US$100 per bulan atau US%1.200 setahun. Target pemasukan dari retribusi ini ialah 1,2 milyar. “Tahun kemarin tidak mencapai tag-rget karena ada TKA yang diberhentikan kerja oleh perusahaannya,” jelasnya.

Untuk mengoptimalkan PAD dari retribusi perpanjangan pihaknya telah melakukan upaya dengan beberapa perusahaa supaya ijin tenaga kerjanya di satu lokasi yaitu di Kabupaten Subang. “Alhmadulillah ada beberapa yang sudah berhasil diantaranya salah satu perusaan industri membuat ijin tenaga kerjanya satu lokasi dengan jumlah 20 orang (TKA),” ujarnya sambil menyebutkan perusahaan industri di Subang.

Reporter/Editor: Satriya

BAGIKAN