Dihadapan Dirjen Otda & Para Kepala Daerah, Gubernur Aher Sampaikan Prioritas Pembangunan Jawa Barat

BANDUNG. Plt. Bupati Subang H. Ating Rusnatim, SE menghadiri Musrenbang Jawa Barat,bertempat di Hotel Intercontinental Bandung Dago Pakar, Kamis (12/04/2018) yanh dihadiri Gubernur Jawa Barat dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Dr. Sumarsono.

Dirjen Otonomi Daerah DR. Sumarsono dalam kesempatan ini menyampaikan Tema dan Prioritas Nasional sebagai pencapaian Nawacita yanh dicanangkan pemerintah era Presiden Joko Widodo.

“Tema RKP 2019 “Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas” sementara Prioritas Nasional ada 5 yaitu 1. Pembangunan manusia melalui pengurangan Kemiskinan dan Pelayanan Dasar. 2. Pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman. 3. Peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri, serta pariwisata dan jasa produktif lainnya. 4.pemantapan ketahanan energi, pangan dan sumber daya air. 5. Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu. 5 prioritas nasional RKP tahun 2019 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Nawacita,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut diberikan penghargaan Kabupaten dengan perencanaan dan pencapaian terbaik Tingkat Provinsi Jabar peringat 1 Kab. Bogor, peringkat ke ll Garut dan peringkat ke lll Kab. cianjur. Penghargaan Kota dengan Perencanaan dan Pencapaian Terbaim Tingkat Nasional Peringkat ke l kota Cimahi dan Peringkat ke ll Kota Depok.

Tema Musrenbang RKPD Prov. Jabar Tahun 2019 “Peningkatan Daya Saing Daerah Bagi Upaya Mencapai Kemandirian Masyarakat Jawa Barat”.

Sambutan Gubernur Jabar Dr. (H.C) H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si. sekaligus Meresmikan Pembukaan Musrenbang Tingkat Prov. Jabar menyampaikan prioritas pembangunan di provinsi Gemah Ripah Loh Jinawi Ini.

“Prioritas Pembangunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 ada 8 yaitu 1. Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran 2. Pemanfaatan modal alam untuk pemantapan ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan agroindustri berkelanjutan 3. Mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis koperasi dan usaha kecil (KUK), 4. Pertumbuhan Interkoneksi pusat pusat pertumbuhan dan infrastruktur wilayah pendukung kegiatan ekonomi. 5. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan rintisan wajib belajar 12 tahun, pelayanan kesehatan masyarakat dan pelayan dasar.6.peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pengendalian pemanfaatan ruang 7. Peningkatan modal sosial masyarakat untu peningkatkan daya saing masyarakat jabar 8. Peningkatan reformasi birokrasi,” paparnya.

Pada kesempatan Musrenbang Tingkat Provinsi tersebut hadir Dirjen Otonomi Daerah, Deputi bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Kapolda, Ketua DPRD Prov, Ketua DPRD RI, Bupati/Walikota se-Jabar, Koordinator unit kerja korsup pencegahan KPK Asep R. Suwandha, Pimpinan Tinggi Univ di Jabar, Pimpinan BUMN/BUMD Jabar, Para Inohong Jabar, Pimpinan LSM dan Insan Pers.

BAGIKAN