Kesenian Daerah Dominasi Acara Debat Kandidat Bupati Subang

Penampilan Tarian Sika

SUBANG – Kesenian daerah mendominasi Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang yang berlangsung di Kampus Astahanas Binong Subang, Sabtu (12/5/2018). Diantaranya ialah pembukaan dengan Tarian Seka dari Papua yang menggambarkan pertemanan dan  persaudaraan.

Tema yang ambil dalam ialah “Subang Membangun”. Bertindak sebagai panelis ialah Fahmiron, SH, Prof Cecep Darmawan, Prof Ermaya Suradinata dan Prof Dulmiad.
Dalam pemaparan diawali oleh pasangan nomor satu, H. Ruhimat dan Agus Masykur yang menyampaikan bahwa Kabupaten Subang butuh pembangunan. Oleh karena itu butuh pemimpin yang memiliki kemauan dalam membangun untuk mendayagunakan potensi yang dimilikinya.

Lalu pasangan nomor dua, Imas Aryumningsih – Sutarno menyampaikan bahwa Subang memiliki aset penting gan potensi besar. Maka dari itu kami membawakan Misi Motékar artinya inovatif orang Subang yang cerdas. Akan meningkatkan infrastruktur.
Kemudian pasangan nomor tiga menyebutkan bahwa Subang memiliki potensi ekonomi yang besar. Terutama menjadi tujuan investasi. Ini menjadi peluang untuk pengembangan ekonomi yang kini tingkat penganggurannya tinggi.
Kemudian pada sesi menanggapi pertanyaan warga yaitu tentang potensi pariwisata di Kabupaten Subang.

Pasangan nomor satu menjawab untuk pariwisata perlu membangun sarana infrastruktur dan mengundang investor.
Lalu pasangan nomor dua menjawab untuk mengembangkan pariwisata
yang sudah ada dan menggali yang berpotensi lainnya.
Kemudian jawaban pasangan nomor tiga menyebutkan untuk membangun pariwisata perlu meningkatkan marketing kepada wisatawan lokal maupun mancanagara dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan.
Lalu kemudian mengenai aktualisasi budaya untuk kepentingan pariwisata.

Lalu pertanyaan tentang konsep mencerdaskan kehidupan bangsa di Kabupaten Subang.
Jawaban pasangan nomor dua perlu meningkatkan lama pendidikan minimal 9 tahun harus gratis. Kemudian meningkatkan kualitas guru.
Jawaban pasangan nomor tiga ialah meningkatkan pendidikn sosial dasar selama 12 tahun. Lalu meningkatkan kesejahteraan pendidik meningkatkan status sukwan.

Lalu jawaban pasangan nomor satu berupaya meningkatkan honor sukwan. Paling tidak dia bisa menambah kesejahteraan. Memperhatikan nasib Status honorer kategori II.

Lalu pertanyaan warga lainnya tentang konsep Pelayanan Kesehatan. Pasangan nomor tiga menjawab perlu ada peningkatan promotif dan kuratif. Mengenai pelanggar anggaran kesehatan perlu dihukum seberat-beratnya melalui proses hukum.
Jawaban pasangan nomor satu menjawab sama bahwa pelanggar dana kesehatan harus diserahkan kepada penegak hukum. Mengenai pelayanan kesehatan masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang optimal. Memiliki cita-cita punya RSU di Pantura.
Jawaban pasangan nomor dua menyebutkan akan mengoptimalkan pelayanan Puskesmas yang baik dengan menempatkan dua Puskesmas pembantu. Meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dan sarana prasarana. Pasangan ini pun berencana untuk membangun RSU kelas B di Pantura.

Kegiatan turut dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Subang, Kapolres, beserta jajaran.

Upaya pengamanan dilakukan cukup ketat. Pendukung tiap pasangan calon hanya diijinkan 50 orang itupun sudah terdata. Hanya yang terdata yang diperbolehkan masuk.

Pengamanan pintu masuk dengan ketat. Karena banyaknya kendaraan yang dipergunakan oleh para pendukung.

SATRIYA

 

BAGIKAN