JICA Latih Kewirausahaan Warga Terdampak Pembangunan Pelabuhan Patimban

SUBANG – Proyek Pembangungan Pelabuhan Internasional Patimban yang rencananya Agustus 2018 ini akan segera dilakukan pembangunannya yang didanai oleh Badan Kerjasama Internasional Jepang atau yang lebih sering dikenal sebagai JICA, sebagai salah satu lembaga yang didirikan pemerintah Jepang untuk membantu pembangunan negara-negara berkembang.

Terkait mega proyek Pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban yang menelai biaya Rp.43 Trilyun tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada mata pencaharian masyarakat sekitar khususnya para nelayan.

JICA (Japan Internasional Cooperation Agency) bekerjasama dengan Kemenhub RI dan Pemkab Subang mengadakan program pemulihan mata pencaharian bagi masyarakat terdampak pembangunan pelabuhan Internasional Patimban. Pelatihan sendiri dilaksanakan di Aula Kecamatan Pusakanegara senin(6/8/2018)

Kyioko Mishima Perwakilan JICA (Japan Internasional Cooperation Agency) mengatakan pilot project program pemulihan mata pencaharian dan pelatihan kwirausahaan bagi warga terdampak pembangunan pelabuhan patimban sangatlah penting.

“Pelatihan ini sangat penting bagi warga terdampak pelabuhan patimban seperti nelayan, petani dan para pedagang disekitar pantai Patimban” ujar Kyioki Mishima

Menurutnya, materi yang diberikan dalam pelatihan pemulihan mata pencaharian dan kewirausahaan tersebut diantaranya mulai dari pengolahan ikan, hasil pertanian dan peternakan

“Dalam pelatihan yang akan berlangsung sekitar 2 minggu tersebut, peserta diberikan pelatihan tentang pengolahan hasil laut, pertanian dan perikanan” katanya

Mudah-mudahan hasil pelatihan ini kedepannya bagi masyarakat terdampak pelabuhan busa membuka usaha sendiri dan akan kita bantu untuk peralatan penunjang usahanya” ungkap Kyioko Mishima

Sementara Plt Bupati Subang H.Ating Rusnatim menyambut baik pelatihan pemulihan mata pencaharian bagi masyarakat terdampak pelabuhan Patimban

“Program pelatihan yang digagas JICA, Kemenhub dan Pemkab Subang ini sangat baik dan positif sekali untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan bagi warga dalam bewirausaha nantinya setelah pelabuhan jadi” kata Ating

Ating berharap, setelah selesai kegiatan Pelatihan ini warga terdampak Pembangunan Pelabuhan Patimban bisa mempunyai mata pencaharian baru

“Semoga dengan adanya pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban, warga Pusakanagara khususnya bisa mendapatkan mata Pencaharian baru baik berwiraswasta maupun menjadi tenaga kerja di pelabuhan” pungkasnya.

Ahya Nurdin