Honorer K2 Lewat 35 Tahun Tolak Tawaran Pemerintah

ASN.illustrasi

Jakarta-Solusi yang ditawarkan pemerintah bagi honorer Kategori 2 (K2) di atas 35 tahun adalah mengangkat mereka menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, pimpinan honorer K2 menolak mentah-mentah tawaran itu.
Menurut Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FTHK2), Titi Purwaningsih, tawaran tersebut sama halnya membuang honorer K2. Sebab, tidak ada jaminan mereka bisa bekerja dengan tenang.

“Hak K2 PNS bukan PPPK. PPPK bukan solusi tapi sama juga K2 mau dibuang perlahan-lahan,” kata Titi kepada JPNN, Senin (10/9/2018).
Dia menambahkan, bila tidak ada solusi otomatis honorer K2 akan melakukan perlawanan.

Saat ini honorer K2 masih terus berharap dan butuh solusi yang jelas, bukan PHP (pemberi harapan palsu) belaka. Yang pasti, tegas Titi, honorer K2 tua menolak PPPK. Hak semua honorer K2 sama yaitu PNS dan status itu bukan hanya milik honorer K2 yang usianya di bawah 35 tahun. “Jumlah K2 tua 90 persen, ingat itu. Jadi jangan arahkan kami ke PPPK,” ucapnya.

Bila tidak ada solusi terbaik, lanjut Titi, akan ada kejutan buat MenPAN-RB baru. “Saat ini seluruh honorer K2 terus melakukan konsolidasi ke bawah dan kapan pun diinstruksikan akan siap bergerak. Salam,” pungkasnya.

Satriya| Indowarta