Tak Cuma Internet Marketing, Do’a ‘Ngutruk’ Bikin Usahawan Muda Lembang ini Makin Kaya

Foto: Seorang Warga Melintasi taman depan Masjid Besar Lembang Kabupaten Bandung Barat.

LEMBANG-Penampilan biasa-biasa yang ditunjukkan seorang Azzam tak membuat orang lain khususnya para koleganya di komunitas burung kehilangan kepercayaan justru sebaliknya, banyak dari mereka yang semakin mempercayainya sebagai usahawan jujur yang mau berbagi ilmu bisnisnya.

Tak banyaknyang digarap pria usia 40-an ini, melakukan jual beli burung yang dipertandingkan dan menjual pakannya secara online. Hebatnya dua usaha ini sering membuatnya punya keuntungan secara berlipat, Azzam yang melakukan jual beli melalui media sosial sepertinya memahami benar internet marketingm namun saat ditanyakan menjawab dengan singkat.

“Yang pertama soal kejujuran,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai hamba Muslim umat nabi muhammad SAW memiliki kewajiban mencontoh rasulullah SAW dalam kejujuran, dan dia melakukan segala jenis usaha bermodalkan jujur walaupun menurutnya berat.

“Kalau cuma marketing bisa aja cuma sekilas, tapi kepercayaan itu munculnya dari sikap jujur, dan itu yang saya lakukan,” lanjutnya.

Menurut pria beristri 1 dan memiliki 1 anak ini dia sering melakukan perjalanan jarak jauh seperti Yogyakarta, Jakarta, Semarang dan daerah lainnya hanya untuk berdagang, dia berfikir modal usaha pas-pasan jika ditunjang kejujuran hasilnya sering diluar dugaan.

“Selebihnya ya itu soal berbisik disaat berdo’a bahwa yang dijalani usaha membawa perut banya orang, istri, anak, teman dan yang lain dimana usaha ini menjalani banyak orang untuk mendapatkan nafkah, memberi makan anak istri dan usaha orang lain,” lanjutnya.

“Yang dimaksud ngutruk ini ya upaya mencari berkah lewat usaha yang diungkapkan lewat sebuah do’a spesial,” katanya, menambahkan.

Hal lain, Azzam tak merasa perlu menyembunyikan resep pakan burungnya yang kini semakin ‘booming’, pesanan yang terus berdatangan dari berbagai daerah dan diminati banyak orang, “resep bisa biasa-biasa tapi dua hal tadi jadi energy usaha saya juga,” pungkasnya.

Menurut Azzam, dia bersama kawan-kawannya merasa apa yang dilakukannya selalu berkaitan dengan jalan hidup orang lain dan hajat hidup mereka yang mesti mendapat pendapatan rutin, tak kurang Rp, 30-40 Juta bisa diraupnya dalam dua minggu. Lebih dari cukup untuk kelas pengusaha muda di kota Pariwisata Lembang ini.

Mohammad Ridwan | Indowarta