Dengan Cara ini,Mayat Perempuan Di Kebun Karet Nyawanya diHabisi

68
klik di sini

SUBANG – Pasca ditemukannya mayat perempuan tanpa identitas di kebun karet PTPN VIII Blok Jalupang, Kampung Cikuda, Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Subang, Rabu (2/10/2019) sekiitar pukul 09.00 WIB.Polres Subang berhasil menemukan pelaku pembunuhan tersebut.

Pelaku pembunuhan itu suami korban yakni TSO (59)kelahiran Bandung, 5 september 1960. “kami melakukan pengejaran terhadap pelaku, persis kurun waktu 14 jam setelah ditemukannya mayat tersebut pada 01.00 WIB, kami melakukan penangkapan pelaku di Rest Area KM 62 lengkap dengan mobilnya yang masih bau bangkai (mayat)” ungkap Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni didampingi Kasatreskrim AKP Moch Ilyas, Kamis (3/1/2019).

Hal ini diketahui setelah Kapolres melakukan olah TKP dengan menemukan sebuah kejanggalan pada tubuh korban, jelasnya pada leher korban yang terdapat sebuah bekas cekikkan, dan ada noda darah. Setelah itu Kapolsek melakukan otopsi pada jasad korban. Kapolsek kemudian mengumpulkan data-data tentang korban yang tanpa identitas.

“Sambil menunggu hasil otopsi, kami melakukan pendataan atau mencari saksi-saksi siapakah si korban ini, karena korban ini tanpa identitas,” tegasnya.
Setelah melakukan penyelidikan secara manual maupun secara koordinasi dengan pihak sektoral, kapolres akhirnya dapat mengetahui bahwa korban bernama Nita Jong alias Licen, yang berdomisili di Jakarta Waras, Citra Garden, Kalideres, Jakarta barat.
kemudian Kapolres memintai keterangan pada keluarga korban tentang siapakah orang yang terakhir kali bersama korban. Dan diperolehlah informasi bahwa korban sudah tidak ada di rumah sejak Senin, 31 Desember 2018, bersama pelaku

Kronologis pembunuhan korban oleh pelaku pada Senin, 31 Desember 2019 sekitar pukul 16.00 WIB, dengan mencekik korban sekitar 30 menit lamanya di kediamannya. Setelah meninggal, pelaku merasa kebingungan dan akhirnya memasukkan jasad istrinya ke dalam mobil Toyota Avanza volez nopol B-1462-xx. Pelaku membawa jasad korbannya ke Surabaya, kemudian ke Bandung, dari Bandung lanjut ke Indramayu, sampai akhirnya pelaku membuang Jasad Istrinya di tempat tersebut.

“Pelaku TSO dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.” Tegas Kapolres Subang, di tempat.

  • Kanda