Bangkitkan Lagi Kejayaan Rempah-rempah, LAK Galuh Pakuan Segera Undang Presiden RI ke Subang

Foto: Rakhyang Mandalajati Evi Silviady.

Subang | Menidaklanjut dari penandatangan MoU kerjasama perdagangan rempah-rempah antara Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan dengan Pengusaha Dari Singapura dan Malaysia, Rakhyang Mandalajati Evi Silviadi menyampaikan progres dari kegiatan tersebut secara mengejutkan.

Evi Silviady berencana akan mengundang Presiden Jokowi ke Kabupaten Subang, dalam rangka penanaman perdana tanaman serai wangi, di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe, pada bulan Maret 2019 mendatang.

“Rencana mendatangkan Presiden Jokowi ke Subang, hal itu sudah dikordinasikan dengan Staf Kantor Kepresidenan Aryani Djalal, yang pada saat penandatanganan MoU kerjasama perdagangan rempah-rempah dengan pengusaha dua negara Asia yang ikut menyaksikan pemandangan tersebut, Insya Alloh pada bulan Maret nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, Bapak Presiden RI akan datang ke Desa Cikadu Cijambe Kabupaten Subang, dalam rangka penanaman perdana serai wangi.

“Untuk ekspor ke luar negeri, dan rencananya bapak Presiden yang akan Launching penanaman serai wangi itu, Kehadiran Presiden di Desa Cikadu nanti, sebagai upaya memberikan motivasi kepada masyarakat Kabupaten Subang pada umumnya, untuk membangkitkan kembali kejayaan rempah-rempah Nusantara, seperti pada jaman kerajaan dan pada jaman penjajahan Belanda dulu,”imbuhnya.

Kehadiran bapak Presiden di Subang nanti, kata Evi Silviady diharapkan beliau mendorong masyarakat desa untuk bangkit, sekaligus menguatkan keinginan dan harapan masyarakat Kabupaten Subang, dalam melakukan penanaman serai wangi untuk ekspor,” lanjutnya.

Sementara itu Staf Kepresidenan Aryani Djalal membenarkan rencana tersebut,” bahwa rencana LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, untuk menghadirkan Presiden Jokowi ke Desa Cikadu Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang pada bulan Maret itu, hal itu sedang diupayakan dan sudah dikomunikasikan dengan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di Jakarta,” kata dia.

“Mudah-mudahan saja, rencana LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi ini, bisa terealisasikan, dan Bapak Presiden bisa hadir di Subang pada bulan Maret nanti,” ucapnya.

Menurut Aryani, bapak Presiden RI Jokowi, sangat mendukung upaya yang dilakukan masyarakat seperti yang dilakukan oleh LAK Galuh Pakuan pimpinan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, “karena inilah yang diharapkan pemerintah, dari masyarakat itu muncul ide-ide brilian, untuk memajukan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Aryani Jalal bahkan mengatakan,” Ide-ide inilah yang diharapkan bapak Presiden, ide-ide itu muncul dari masyarakat, bukannya dari atas kebawah, tetapi dari bawah keatas, sehingga masyarakat bisa mandiri, dan ide itu merupakan perdagangan rempah-rempah berupa serai wangi, sebagai bahan minyak aksiri, dan Indonesia merupakan negara terbesar penghasil minyak aksiri di dunia,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa dari kebutuhan minyak aksiri dunia 80 persennya dihasilkan Indonesia, dan ini menjadi perhatian Bapak Presiden kita.

Kehadiran Presiden Jokowi nanti di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang rencananya sekaligus dalam rangka peresmian Desa Kawasan berbasis informasi internet, “Dalam rangka mendukung perjanjian dagang rempah-rempah dengan dua negara Asia tersebut, dengan pemasangan Broadband Internet,” ujar Aryani.

Redaksi | Subang