Dikatakan Tak Serius Berantas Rentenir, Bupati Subang Bantah Tudingan Evi Silviadi

22
klik di sini

Subang | Bupati Subang, Ruhimat menampik dikatakan kurang mendukung pada pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Kabupaten Subang yang dipimpinnya. Karena ketidakhadirannya pada Seminar Gerakan Membangun Desa di Subang Sabtu (9/2) lalu.

“Dari mana saya (dianggap) tidak mendukung? Apakah saya tidak hadir itu ‎dianggap tidak mendukung?” ujarnya saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan Peresmian Aula Makodim, belum lama ini, Senin (11/2/2019).

Konfirmasi tersebut mengenai ketidakhadirannya pada Seminar “Gerakan Membangun Desa Melalui BUMDES” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi RI dengan menghadirkan Kepala Staf Kepresidenan. Itu sangat disayangkan oleh Raja LAK Galuh Pakuan, Evi Silviadi yang kemudian menganggap Bupati Subang tidak serius memberantas rentenir dengan koperasi di desa-desa di Subang.

Kemudian Ruhimat menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung pembangunan desa atas inisiatif dan inovasi warga desa. Bahkan jauh hari sebelum dilantik menjadi Bupati Subang telah mendatangi Kementrian Desa RI.‎ “Saya itu 3 bulan sebelum dilantik (menjadi Bupati ‎Subang) sudah datang ke Kementerian Desa. Apalagi ada teman-teman (warga) desa yang mau tumbuh akan ide-idenya sendiri. (Jadi) nggak mungkin (tidak mendukung),” tegasnya.

Ketika disampaikan bahwa pada Seminar yang diselenggarakan ada peluang mendapatkan anggaran Koperasi 1,5 triyun rupiah, Ruhimat nampak kaget. “Waduh (itu) saya mendukung banget. Kalau perlu kalian (bantu) cari peluang seperti itu,” katanya.

Anggaran 1,5 trilyun rupiah itu dibawa dari Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi yang diperuntukkan koperasi syariah 525 milyar rupiah dan koperasi konvensional 975 milyar rupiah. Melalui seminar tersebut ada peluang Subang diprioritaskan mendapatkannya.

Kemudian kata Evi Silviadi apabila Bupati benar serius, tinggal di-follow up ke Kementerian Koperasi dengan menyampaikan langsung sebagai Kepala Daerah. “Sayang kalau tidak diambil. Dari seminar kemarin pun terungkap banyak potensi di Subang yang bisa dikembangkan. Ini harus ada dukungan serius dari Bupati,” pungkasnya.*

Satriya |Subang