Kapolres Aceh Timur Perintahkan Para Kapolsek Tindak Agen Gas LPG Nakal

40
klik di sini

Foto: Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro Akan Tindak Tegas Agen Gas Lpg Yang Nakal.

Aceh Timur |Kepolisian Resor Aceh Timur melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) akan menindak tegas bagi agen gas ukuran 3 kilogram atau gas bersubsidi, jika terbukti menyalurkan gas kepada yang bukan berhak.

Hal ini ditegaskan Kapolrea Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.IK, apalagi Polres Aceh Timur saat ini sedang menangani satu perkara dengan menetapkan satu tersangka pemilik agen gas di Julok yang diduga menyalurkan gas bersubsidi tidak sesusai dengan harga het yang di tentukan.

Menurut Kapolres Aceh Timur, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dalam waktu dekat kami akan meminta keterangan saksi ahli dari Migas dan Pertamina. “Bahkan prosentase penyidikan sudah mencapai 70 %. Jika sudah lengkap langsung kami limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum/Kejaksaan,” ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H, Selasa (05/02/2019).

Dia juga mengatakan terkait adanya dugaan penyimpangan sebuau agen gas di wilayah hukumnya,”Sudah ada penindakan, karena diduga pemilik agen menyalahgunakan pendistribusian gas lpg 3 kg yang bersubsidi, harusnya untuk masyarakat kurang mampu, nah ini malah disuplai kepada pihak yang di luar ketentuan,” katanya.

Untuk mengantisipasi kelangkaan gas, sambung Kapolres pihaknya sudah memerintahkan para kapolsek jajaran untuk melakukan pengecekan ke lapangan terutama ke agen-agen penyaluran.

“Kami sudah perintahkan para kapolsek untuk turun mengecek jika ada kelangkaan di wilayahnya dan segera dicari tahu apa penyebabnya.”

Oleh karena itu kami tegaskan agar pemilik pangkalan (agen) gas tidak melakukan penimbunan dan mendistribusikan gas bersubsidi sesuai ketentuan.

“Artinya kalau memang peruntukannya di kecamatan A maka, salurkan di kecamatan A jangan disalurkan di kecamatan B juga jangan disalurkan kepada pelaku usaha. Karena, gas bersubsidi ini diperuntukan bagi masyrakat kurang mampu.” kata AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H.

Gas Langka disebabkan Agen besar yang diblok Pertamina

Sementara itu Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Nazarina menyebutkan,” tersendatnya pendistribusian gas di wilayah Idi dan sekitarnya disebabkan adanya salah satu agen gas yang diblock oleh Pertamina sejak tanggal 28 Januari 2019 lalu dikarenakan masalah administrasi yang belum diselesaikan oleh agen tersebut,” Ungkapnya.

Lebih lanjut Kabid Perdagangan Nazarina mengatakan, dampaknya mempengaruhi jumlah gas yang masuk ke wilayah Idi. “Dikarenakan agen gas yang diblock oleh pertamina tadi tidak mengalihkan kuotanya kepada agen gas yang lain. Dampaknya berkurangnya gas di pasaran. Bukan langka akan tetapi berkurang,” Jelas Nazarina

Iwan | Aceh Timur