NRP Kini Merambah Bandung,  Mainkan Hiburan Lokal

Bandung,  Direktur NRP (Nadia Rahayu Pawitra) Hendi Neces  menjelaskan secara legal formal NRP sudah berbadan hukum.

Event Organizer atau EO ini kini akan serius merambah kota Bandung dengan mengedepankan berbagai kegiatan seperti hiburan,  pernikahan,  kegiatan sosial ataupun kegiatan keagamaan.

Demikian disampaikan Hendi saat menggelar jumpa pers di hotel Grand Pasundan, Ahad (24/3/2019).

“Secara legal sudah didaftarkan, sebagai gabungan dari berbagai event.  Sebelum di launching sudah melakukan event serta ingin mermperkuat Jabar dan Bandung yang merupakan tetangga Jakarta sebagai tolak ukur dan kebanggaan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Hendi menjelaskan entertain akan memulai dari lokal artis lokal,  les- les lokal,  fotografi dan les lainnya.

Hal senada juga dikatakan wakil Direktur Ali Koboy (Ali Zaenal Abidin) khusus untuk Bandung sudah berjalan dua tahun,  kita bikin dulu pondasi yang kuat,  seperti materi untuk para pelajar mulai tingkat Sekolah di tingkat dasar,  Kecamatan,  serta bergerak bidang sosial,  keagamaan seperti membagi sembako dengan pesantren atau pemecahan rekor Muri nasi goreng terpanjang.

“Juga di bidang edukasi,  les videografi,  fotografi untuk anak sekolah. Program Ramadhan konser musik,  tajil gratis,” kata Ali.

Ali mengaku pihaknya di Bandung masih bayi,  sehingga berharap dapat dikenalkan melalui pemberitaan,  sosialisasi dan promosi.

Sementara itu Komisaris NRP Apong Van Banten menekankan  di Bandung perlu adanya kegiatan untuk menggaungkang kota Bandung di kancah Nasional dan Internasional.

“Kehadiran NRP tidak hanya melulu masalah entertainment, budaya Sunda,  bahkan pemerintah sudah mengharuskan memajang produk lokal di sejumlah pusat perbelanjaan,  namun yang paling penting ada nilai jual,  para pelaku bisnis dapat bersaing dengan  produk luar,” kata Apong.

Acara ditutup dengan pembagian doorprize, dengan pemenang dari sejumlah kalangan yang bekerjasama,  para chep dan pemberian penghargaan bagi insan pers,  pengelola hotel serta para kolega dan ditutup dengan sebuah lagu dari Uci qolbi,  dengan suara yang merdu dan memukau sejumlah orang yang hadir.

Dudy