Romahurmuzy Ditetapkan Jadi Tersangka, KPK Bantah Lakukan Penjebakan

Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia akhirnya menetapkan Rommy Romahurmuzy sebagai tersangka penerima suap pengisian jabatan di Kementerian Agama Republik Indonesia.

“RMY Diduga bersama pihak-pihak di kementerian agama dalam pengisian jabatan di Kementerian Agama,” ungkap Febridiansyah, juru bicara KPK dala konfrensi Pers di gedung KPK, Sabtu(13/03/2019).

Sementara itu dugaan keterlibatan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin belum dapat dijelaskan KPK walaupun ruang kerjanya sudah disegel, “KPKnmasih berupaya masih memperkaya informasi tentang kasus ini, karena RMY tdk punya kewenangan …jadi tidak mungkin dikerjakan sendiri, dan ini menjadi materi penyelidikan beberapa hari ini, karena peristieanya baru kemarin,” ungkap Laode Syarif, Komisioner KPK.

Soal tudingan adanya jebakan Laode membantah tudingan tersebut, “Pertemuan itu semua dengan teman-temannya sendiri dan itu bertemu secara biasa, KPK bisa memantau berdasarkan laporan masyarakat, Tim KPK sudah menyampaikan kepada temannya agar RMY tidak menimbulkan kegaduhan di restoran tersebut, tapi RMY malah pergi ke tempat lain bukannya menemui kami, itu juga jadi bukti tidak ada penjebakan,” ungkap.

Dalam konpers tersebut KPK juga memerlihatkan barang bukti dalam giat Operasi Tangkap tangan tersebut diantaranya uang sebesar Rp. 150 Jutaan Lebih.*

Redaksi |Jay