Dugaan Intimidasi Kepada Awak Media, PT Media Jabar Grup Sesalkan Sikap KPPS Gunungsari

Foto: Kegiatan KPU Subang/Dok.

WARTAKINI.CO | SUBANG – Sikap tidak terpuji dilakukan oleh KPPS Gunungsari yang diduga melakukan intimidasi dan pelecehan profesi wartawan yang bertugas, hal itu terjadi usai seorang wartawan Mediajabar.com menulis berita soal” Was-was warga Gunungsari Tak Dapat Formulir C6, KPU Subang Bagaimana”.

Komisaris PT Media Jabar grup, Muhammad Ridwan mengatakan hal itu kepada media, Senin (15/04/2019) usai menemui wartawan Mediajabar.com di rumahnya.

Biro Iklan

“Saya menyesalkan sikap KPPS Gunungsari kemarin, Minggu (14/04/2019) yang diduga mengintimidasi awak media kami, kalau cuma kritik kan hak jawabnya ada dan sudah clear, kenapa harus intimidasi seperti itu segala, fungsi media itu sosial kontrol,” tegasnya.

Menurut Ridwan, dia sudah mengkonfirmasi saudara Warllan wartawan yang memuat berita, tidak ditemukan adanya kesalahan, seharusnya kalau tidak puas menggunakan mekanisme yang ada dan mengacu kepada UU Pokok Pers No. 40 tahun 1999.

“Kan ada sikap yang diduga melecehkan, setiap awak media kami ngomong diteriaki ruangan di kantor desa Gunungsari dan itu diduga personil KPPS setempat, lalu terkesan mereka menakuti wartawan dengan menghadirkan seorang anggota organisasi wartawan,” ungkapnya.

PT Mediajabar Grup Memberi Perlindungan Hukum kepada Wartawan

Menurut M. Ridwan, tidak ada yang salah dengan awak media kam saat memberitakan soal C6, kita periksa beritanya, dan sudah cover both side,” berimbang kalau ada ketidakpuasan juga bisa ada hak jawab,” ungkapnya.

Pihaknya berharap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Subang menegur KPPS Gunungsari atas kejadian tersebut, supaya tidak terulang dan tidak menjadi preseden buruk bagi dunia pers di kemudian hari.

“Kalau hal begini kita (Perusahaan, red) cuma menyesalkan saja, mereka (KPPS) perlu ditegur oleh KPU Subang, bahkan seharusnya mereka minta maaf,” ungkapnya.

Dia menambahkan telah menerima informasi dari saudara Warllan jika permasalahan tersebut sudah diselesaikan.

“Kami berkomitmen melindungi para pekerja pers dilingkungan PT Mediajabar Grup, bukan hanya secara moril tapi kami juga memberi perlindungan hukum untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya.

Ahya Nurdin