Indonesia Berdaulat Kreatif, Ini yang Tengah Dikejar 7 Ruang

Bandung,  7 Ruang merupakan komunitas kreatif yang ada di kota Bandung, sehingga para kreator dapat berkomunikasi tentang kreatifitas yang ada di kota Bandung.

Demikian disampaikan Founder- Creator- Chairman  7 Ruang Aris Budi H didampingi Indra dan Pihak First Media Dony saat jumpa pers di 7 Ruang Lucky Square Antapani Bandung,  Senin (15/4/2019).

Biro Iklan

Aris menilai tahun 1980 Bandung menjadi kiblat kreatifitas,  sehingga kreatifitas anak muda Bandung dalam seminggu langsung diikuti kota lainnya.

Namun berbeda dengan saat ini yang dirasakan kurang,  sehingga 7 Ruang merencanakan membangkitkan kembali kota kreatif dan destinasi wisata,  sehingga dapat merasakan hasilnya secara ekonomi bagi para kreator tersebut.

Uang yang terserap di Kota Bandung  selama ini hanya di komunitas dan kreatifitas kuliner setiap akhir pekan,  terutama wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya,  sehingga harus ada ruang dan komunitas kreatif untuk dapat mengemvangkan kreatifitas lainnya.

“Mal mal saat ini cenderung melempem,  sehingga harus diperbaharui dengn adanya kreatifitas di Mal mal tersebut,” kata Aris.

Ada 4 pilar yang dapat menunjang hal itu,  yakni pemerintah, pengusaha,  kreator dan insan pers.

Aris menambahkan sebelumnya pihaknya membuat tagar #2019 Indonesiadamai,  sehingga kontestasi politik tidak berpengaruh terhadap para milenial kreatif saat ini dan terbukti para milenial kreatif membludak membuat tagar tersebut,  dari situ tidak sedikit para kreator sablon kaos bermunculan.

Sementara itu Indra mengatakan pihaknya tengah menggagas Gerakan Kreatif Kota Bandung 2017-2018.

“Jika dulu kita bikin kreatifitas terjadi dimana mana seperti di lapangan dengan adanya peringatan 17 Agustus,  sehingga kreatifitas dapat terjadi dimana-mana,  namun saat ini terkotak-kotak berdasarkan komunitas masing-masing, ” kata Indra menyayangkan.

Indra kembali menyayangkan tidak adanya tempat berekspresi sejak tahun 1995,  pengkotakan dan ego komunitas serta tidak adanya movement yang berjalan secara konsisten.

“Kurang berjalannya 4 pilar,  tempat,  komunitas,  pemerintah dan konseptor, “membuat kebuntuan kreatifitas muda Bandung, ” timpal Indra.

Indra menambahkan program 2019 pihaknya akan melaksanakan pemanfaatan ruang publik,  ruang komunitas,  kelas kreatif, galeri seni dan budaya, pelajar kunjungi ruang seni,  kelas kreatif untuk edukasi para kreator dari warga masyarakat, sehingga dapat memulai Bandung menjadi kota wisata kreatif.

Program yang sudah dilakukan Neke atau Nebar Kreatif (Diskusi Bandung kota Kreatif), tagar #2019Indonesiadamai yang diikuti kaum milenial sedikit banyak memotifasi 7 Ruang untuk berbuat lebih banyak lagi.

Indra berharap 7 April 2019 nanti,  Program Bandung Reborn Road to Bakref dan Bandung wisata kreatif,  program kelas kreatif  dan ruang komunitas akan mampu menyedot para kreator di Kota Bandung.

Pada akhirnya, 7 Ruang akan  mengedukasi,  inkubasi dan eksibisi,  sehingga Indonesia berdaulat kreatif.

Hal yang sama juga dikatakan Dony,  pihaknya sudah bergerak bersama untuk mengadakan Wifi gratis di tingkat RW,  sehingga keterlibatan warga dengan dibantu infrastrukur First media mampu memicu kreator muda kota Bandung dari berbagai komunitas.

Dudy