Kapolres Subang Minta Warga Menahan Diri Dan Tidak Lakukan Tindakan Provokatif Terkait Hasil Pilpres 2019

30
klik di sini

 

SUBANG Pelaksanaan pemungutan suara dalam pemilu serentak 2019, pada Rabu (17/04/2019) di Kabupaten Subang, berlangsung dengan aman, damai dan kondusif.

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni S.I.K.,M.Si., mengimbau kepada warga masyarakat untuk saling menahan diri dan tidak melakukan tindakan provakativ yang dapat menimbulkan konflik, termasuk juga melalui media sosial (medsos). Apabila ada, akan ditindak tegas karena sudah menggangu kamtibmas

“Mari kita kembali merajut kebersamaan untuk terus maju, menjaga Kabupaten Subang pada khususnya dan NKRI pada umumnya, agar tetap tercipta situasi yang aman, damai dan sejuk. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, selalu memberkati kita semua. Aamiin.” ujar Kapolres Subang disela-sela memantau pelaksanaan PSL di Dusun Ciawitali Desa Pusakaratu Kecamatan Pusakanagara Subang

Kapolres juga menyampaikan Himbauan, seluruh tim sukses atau tim pemenangan serta kepada simpatisan atau pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, para Calon Anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, yang mengikuti kontestasi Pemilu 2019, untuk tidak melakukan pawai syukuran atau apapun yang sifatnya memobilisasi massa, untuk menunjukkan kemenangan.

“Kami imbau masyarakat agar tak melakukan pawai, syukuran ataupun mobilisasi massa pasca melakukan pencoblosan, karena nanti akan memprovokasi pihak yang lainnya. Lebih baik kita tetap menjalankan kegiatan dengan baik dan tenang,” tandas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa semua pihak diharapkan menunggu hasil penghitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Mari kita kawal bersama-sama prose penghitungan suara yang saat ini sedang dilaksanakan oleh KPU. Sekali lagi, saya harap semua pihak dapat menahan diri, hingga ada penetapan hasil Pemilu dari KPU”ucapnya

Kapolres juga berharap nantinya jika sudah ada ketetapan dari KPU, agar seluruh tim sukses atau tim pemenangan serta kepada simpatisan atau pendukungnya pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, para Calon Anggta DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, dapat menerima hasil tersebut dengan legawa. (Sri)