Sidang Gugatan di PN Bale Bandung Ditunda, Warga Cibitung Datangi Kantor PP Persatuan Islam

Foto: Warga kampung Cibitung kecewa, sidang gugatan class action kepada PT Star Energy ditunda.

 

Bandung- Usai menjalani persidangan gugatan class action terhadap PT Star Energy Geothermal (Wayang Windu) di Pengadilan Negeri Bale Bandung siang tadi Selasa, (16/04/2019) sekitar 50 lebih warga Dusun Cibitung desa Margamukti kecamatan Pangalengan kabupaten Bandung mendatangi kantor Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) di Jalan Perintis Kemerdekaan nomor 2, Sumur Bandung Kota Bandung.

Salah seorang perwakilan warga Dusun Cibitung, Ibu Yuyu mengucapkan terima kasih atas atensi dan bantuan hukum PP Persis melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Persis sehingga berkenan mendampingi proses hukum dalam rangka mencari keadilan bagi warga Cibitung desa Margamukti.

Kedatangan rombongan yang menggunakan 1 unit bis ini disambut salah seorang pimpinan persis yakni KH Uus M Ruhiyat, ketua Hubungan Masyarakat dan Kelembagaan PP persis didampingi Direktur LBH persis H. Rahmat Effendi.

Menurut KH Uus M Ruhiat,” Pimpinan Pusat Persatuan Islam sangat responsif terhadap nasib yang menimpa sebagian warga kita, wabil khusus kepada korban peristiwa yang terjadi 4 tahun yang lalu,” tegasnya.

Menurut Ustadz Uus, “Walau bagaimanapun Mereka jangan sampai teraniaya atau terdzolimi dan kita harus membela mereka karena itu bagian dari ajaran Islam bahkan nabi juga bersabda tolonglah temanmu yang didholimi, maka dari itu kita akan mendampingi para korban yang terdzalimi ini sehingga mendapatkan keadilan,” lanjutnya.

Menurutnya, PP Persatuan Islam berharap lembaga peradilan dapat menegakkan hukum dengan seadil-adilnya, dan law Enforcement ini sangat penting karena negara kita adalah negara hukum dimana keadilan sangat ditunggu oleh rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Lebih jauh KH. Uus M Ruhiat meminta Hakim, Jaksa dan semua aparat penegak hukum dapat bertanggung jawab atas penegakan hukum demi rasa keadilan di masyarakat.

Persidangan Ditunda, Tergugat I PT Star Energy dan III Mantan Kades Margamukti Tak Hadir

Sidang pertama gugatan perwakilan atau class action warga Marga Mukti kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung yang digelar di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Selasa, (16/04/2019) akhirnya ditunda.

Penundaan persidangan yang diputuskan majelis hakim dihadiri puluhan warga korban ledakan pipa gas, para kuasa hukum warga, dan Dedi Baidillah yang mewakili Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kabupaten Bandung selaku tergugat II.

Dalam persidangan Class Action ini berlangsung singkat karena pihak tergugat I yakni PT Star Energy Geothermal (Wayang Windu) dan Tergugat III Agus Herman, Mantan Kades Margamukti tidak menghadiri persidangan.

Majelis Hakim usai membuka persidangan dan memeriksa kelengkapan dokumen para kuasa hukum Penggugat dan Tergugat II yakni pihak Dinsos Kabupaten Bandung langsung meminta kesepakatan penundaan persidangan dari penggugat dan tergugat yang hadir.”Berdasarkaran kesepakatan para pihak penggugat dan tergugat sidang ditunda hingga Selasa, 23 April 2019,” kata Hakim yang langsung mengetuk palu menutup sidang.*

M. Ridwan