Ingin Wujudkan Transparansi, Kades Bantarsari Bagikan Siltap Kepada Stakeholder

Subang- Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama di alokasikan untuk Siltap Rukun Tetangga & Rukun Warga (RT/RW), Kepala dusun, serta perangkat Desa dan para kader, majlis ta’lim dan steakholder yang ada.

Kegiatan tersebut di hadir Kades Bantarsari Said Supendi, Babinsa TNI AD dan BabinKantibmas Polri, hal ini adalah salah satu transparansi yang di lakukan oleh Kepala desa, “untuk Mansejahterakan para aparatur desa sampai ke tingkat rw dan rt,” ucap Said di kegiatan yang di gelar Selasa, (21/05 2019) di aula desa Bantarsari.

Ketua BPD Desa Bantasari Aceng Hidayat saat di mintai tanggapan mengatakan, “Kami mengapresiasi kepada semua pihak, melihat pembagian siltap untuk para rt, rw, kadus serta perangkat desa di bagikan langsung kepada penerima hak secara transparansi,” katanya.

Biro Iklan

Aceng merasa bangga dan bersukur karena pembagian berjalan lancar, “Pambagian Siltap di bagikan kepada Penerima manfaat langsung dan tidak bisa di wakili oleh orang lain termasuk kami sebagai Ketua BPD tidak bisa mewakili anggota BPD, siltap itu harus di ambil secara perorangan dan di terima langsung oleh masing-masing orangnya,” ujarnya.

Dia berharap kedepan Desa Bantarsari ini menjadi desa yang maju baik dari segi Pembangunan desa, “Pembangunan fisik dan mental serta menyiapkan SDM dan SDA yang sangat memadai supaya tercipta sebuah pembangunan desa yang maju semoga bisa dicapai, Serta transparansi di dalam melaksanakan program pemerintah,” pungkasnya.

Kepala Desa Bantarsari Said Supendi saat di mintai tanggapan di seputar kegiatan mengatakan,”Itu semua terdiri dari rt, rw, aparat desa serta stekholder yang ada termasuk guru ngaji, guru paud, kader, itu yang aktif membantu di bidang kemasyarakat, semua ada insentif dan sudah ada anggarannya di sesuaikan dengan lamanya bekerja.yakni anggaran baru terhitung dari bulan 1 sampai bulan 6 di bayar 6 bulan kerja,” ungkapnya.

Pihaknya bersyukur dan berterima kasih kepada para tokoh masyarakat tokoh agama, yang berperan penting di masyarakat, bukan kepala desa saja, akan tetapi tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga sangat berperan penting dalam memberikan pembinaan terhadap warga masyarakat.

Lanjutnya, termasuk pengurus majlis ta’lim para amilin serta semua stekholder yang ada, serta hal itu sudah di anggarkan untuk insentif mereka.

Said Supendi juga berharap kepada semua pihak artinya sesuai dengan undang desa bahwa kita harus transparansi di dalam melaksanakan program kerja ADD. ” Karena ini penting, kita harus meningkatkan pelayanan terhadap warga masyarakat di desa tercinta ini,” pungkasnya.