Di Majalengka, Petani Tadah Hujan Mulai Kesulitan Mencari Sumber Air

MAJALENGKA-Bagi petani di Kabupaten Majalengka yang memiliki sawah tadah hujan di musim kering akibat tidak turun hujan, sibuk mencari sumber air guna mengairi area pesawahan yang mereka miliki.

Kepala Dinas Pangan melalui Kepala UPTD Kecamatan Dawuan, Nana membenarkan, sudah menjadi tradisi memasuki musim kering saat ini bagi mereka yang mempunyai lahan sawah khusus tadah hujan mencari sumber air terdekat yakni sumur pantek dan yang terdekat dengan aliran sungai.

“Petugas kami jika di waktu pagi ini, mereka lagi ke lapangan membantu memberikan penyukuhan kepada para petani yang sedang berusaha mengairi area pesawahannya pasalnya kondisi tanaman padinya tidak lama lagi akan panen.” ujarnya. Jumat, (14/06/2019)

Biro Iklan

Menurutnya, untuk di Kecamatan Dawuan dari 11 desa yakni Desa Dawuan, Sinarjati, Bojong Cideres, Karanganyar, Salawana, Pasirmelati, Balida, Mandapa, Gandu, Genteng, dan hanya Desa Baruruyuk yang hanya mengandalkan hujan (tadah hujan).

Sementara itu, salah satu petani berharap agar pihak terkait dalam hal ini pemerintah mencari solusi dari keluhan yang selama ini menjadi tradisi saat memasuki musim kering yang selalu seperti ini. ** (Agit)