Hari Ini Sidang Sengketa Pilpres di Mulai, Bupati Imbau Warga Subang Tetap Tenang

 

WARTAKINI.CO | SUBANG – Bupati Subang Ruhimat mengecam keras aksi anarkis yang berpotensi memecah belah kesatuan Indonesia. Ruhimat mengimbau warganya untuk tak terprovokasi ikut-ikutan bertindak anarkis.

“Saya menentang keras segala bentuk kerusuhan serta kekerasan yang bersifat untuk memecah belah persatuan bangsa,” ucap Ruhimat Kamis pagi (13/6/2019).

Biro Iklan

Ruhimat meminta agar masyarakat Subang tak perlu meniru tindakan kerusuhan seperti saat penetapan hasil pemilu di Jakarta beberapa waktu lalu. Pihaknya menginginkan masyarakat Subang tetap kondusif dan damai.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi ajakan atau informasi apapun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mari kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI,” kata dia.

Penentangan itu juga didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Subang. MUI menilai adanya kericuhan dapat menghambat proses demokrasi.

“Hal itu (kerusuhan) justru akan menyebabkan terhambat proses demokrasi di Indonesia,” kata Ketua MUI Subang KH Musa.

Sementara itu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Subang pun menilai kerusuhan disertai tindakan anarkis dapat memecah belah bangsa Indonesia.

“Ini dapat memecah belah bangsa dan terutama dapat merusak persatuan bangsa Indonesia,” kata Ketua FKUB Subang Abdul Mugni.

Ahya Nurdin