Kades Bojongloa Dituding Pungut Biaya Warga Atasi Jebolnya Saluran Air dan TPT Kampung Bariah, Ini Bantahnya

SUBANG-Dalam kurun waktu yang tidak begitu lama tahun 2019 bencana alam menerpa desa bojongloa kecamatan kasomalang kabupaten subang. Bencana alam tersebut terdapat di dua titik yaitu jebolnya saluran air di kampung bariah dan runtuhnya tembok penahan tanah (TPT) yang terletak di samping kantor desa bojongloa arah kampung bojongloa.

Khususnya dalam penangganan atau perbaikan bencana alam runtuhnya tembok penahan tanah (TPT) informasi yang beredar bahwa uang tersebut di duga menggunakan uang swadaya masyarakat.

Cahdi salah seorang warga kampung rancamedang desa bojongloa saat di mintai keterangannya mengatakan, bahwa untuk penanganan / perbaikan tembok penahan tanah ( TPT ) di samping kantor desa bojongloa yang terkena bencana di dalam perbaikannya tidak ada yang meminta uang kepada masyarakat khususnya di kampung ini.

Biro Iklan

Sementara W. Wagianto Kades Bojongloa saat di konfirmasi senin ( 10/06/2019 ) di ruang kerjanya mengatakan, “Semenjak saya menjabat sebagai kepala desa sekitar 6 bulan sudah ada di dua titik yang terkena bencana alam yaitu di titik pertama jebolnya saluran air yang ada di kampung bariah namun saat ini saluran yang jebol tersebut sudah di perbaiki langsung oleh Dinas PU Pengairan dan desa hanya sebagai penerima manfaat,” ungkapnya.

W.Wagianto menambahkan untuk satu titiknya yaitu runtuhnya tembok penahan tanah ( TPT ) yang berada di samping kantor desa arah kampung bojongloa sudah di perbaiki. Dengan panjang TPT 20 meter, tinggi mencapai 2,40 dan lebar 1 meter dari bawah dan lebar atas 40 cm1.

Kades Tak Pakai Dana Swadaya Warga untuk Perbaikan TPT Roboh

W. Wagianto membantah seadainya uang yang di gunakan untuk perbaikan tembok penahan tanah hasil dari swadaya masyarakat, “Karena uang yang di gunakan bersumber dari bantuan keuangan untuk desa / kelurahan ( BKUDK ) sebesar 20 juta anggaran tahun 2019 dan saya menjabat sebagai kepala desa atas dorongan dan dukungan dari masyarakat sehingga untuk mewujudkan pembagunan yang ada di desa perlu adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Sunardi/Abh Ajat