Tiket Online Kapal Pelni Susah didapat, Gangguan Sistem Atau Ulah Oknum dan Calo?

264
JAKARTA-Kesulitan mendapat tiket kapal laut Pelni yang dirasajkan calon penumpang asal Jawa Barat di Indonesia diinvestigasi tim Wartakini.co ke Pelabuhan Tanjung Priok, mengunjungi kantor PT PELNI cabang Tanjjngpriok di kawasan tersebut.
Proses pendaftaran dengan mengambil nomor antrian untuk bisa masuk ke customer service juga dilakukan, sayangnya hari itu, Jum’at (23/06/2019) disebutkan sebagai layanan untuk calon penumpang KM Dabonsolo.
” Itu untuk layanan KM Dabonsolo, kalau untuk KM Ngapulu nanti hari Senin tapi itupun belim tentu dapat,” kata seorang Satpam kantor terlihat di bajunya bernama Helda Saputra.
Salah seorang petugas di kantor tersebut juga mengatakan hal yang sama, mendapatkan tiket berlayar harus dipesan langsung sebulan sebelumnya,” Susah ini kan tinggal tiket tambahan non seat, kalau pakai online susah gak akan bisa-bisa,” ucapnya.
Seorang diduga calo mendekati kami dan siap membantu dengan cara memberi mereka foto copy ktp calon penumpang,” Saya bisa bantu abang, berikan foto copy ktpnya nanti saya WA abang kalau sudah sedia,” kata pria yang mengaku asal Ambon itu.
Agen Travel dengan harga Suka-Suka nyaris menjebak calon penumpang
Kesulitan mendapat tiket, Wartakini.co menghubungi agen melalui searching google, nonor telepon yang dihubungi mengarahkan kami ke sebuah tempat di kawasan sekitar pasar terminal Bis Tanjungriok, walaupun dijemput orang tak dikenal dengan suara berbeda, diduga orang yang menjemput juga merupakan calo yang bekerjasama dengan agen diduga tak jelas.
“Dibawa ke subuah kantor tertulis, KANTOR INI AKAN DIJUAL, yang menawarkan tiket juga tak meyakinkan ditambah harga yang ditawarkan tergolong sangat tinggi, kami bingung sebenarnya, kalau sistem online tak jalan bagus,” ungkapnya lagi.
Saat mendatangi sebuah agen resmi PT Pelni tak jauh dari pelabuhan, pemilik agen seolah membenarkan adanya benang kusut jual beli tiket kapal PT Pelni, menurutnya objek sesungguhnya sistem tiket online yang dikelola perusahaan plat merah ini harus benar-benar transparan.
“Kita yang punya ijin khusus, deposit juga uang di situ (Pelni, Red) tetap gak bisa apa-apa cuma liatin aja layar monitor, itu hajat tahunan mereka, makanya kami cuma melongo kalau pas lebaran, karena sistem yang ada menyulitkan untuk membeli tiket secara online,” ungkapnya lagi.
Sebelumnya seorang warga kota Cimahi yang hendak berangkat ke kawasan Indonesia Timurbjesulitan mendapatkan tiket melalui online, sempat senang karena saat berupaya membeli tiket tersebut petugas teller di Indomaret memberi harapan dengan mendata ktp calon pembeli tiket, anehnya beberapa saat akan dieksekusi problem terkuak,”Gak bisa ini diakhirnya saya juga gak ngerti, jadi gagal semua,” ucap petugas perempuan di Indomaret Jalan Soekarno Hatta Bandung.
Tak putus asa, Umi juga mendatangi Alfamart, jawabannya lebih parah lagi karena menurut petugasnya di tokonya hanya bisa membayar setelah mendaftar via website.