Belasan Pembalap Cilik Honda Jajal Trek Sirkuit Gerry Mang Subang

169

WARTAKINI.CO | SUBANG – Sebanyak  15 pembalap cilik besutan Honda berusia 9 – 13 tahun menjajal trek Sirkuit Gery Mang Subang.

Acara tersebut diketahui merupakan bentuk pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang diselenggarakan secara resmi oleh Honda bagi para pembalap cilik hasil dari kualifikasi seluruh Indonesia.

Mereka, para pembalap terbaik honda menjajal trek race dengan motor honda 100 CC. Diklat ini pun akan berlangsung dari tanggal 19 – 21 Juli 2019. Selama pelaksanaan diklat ini pun pihak panitia dari honda telah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Subang

Melalui Astra Honda Racing School, sebagai tempat penempaan pembalap cilik, AHM berharap 15 pembalap cilik ini nantinya bisa menjadi joki hebat Indonesia di masa depan.

“Melalui pembinaan balap berjenjang, AHM konsisten ingin terus berkontribusi di dunia olahraga balap, baik pada level nasional, regional, maupun ajang kelas dunia. AHRS adalah tahapan pertama dari proses penjenjangan tersebut, dan kami akan terus menyiapkan regenerasi pebalap yang siap bertarung dengan semangat mengibarkan Merah Putih di mana pun mereka berlaga,” kata Indra Putra salah seorang Pembina Diklat

Selama proses penempaan pembalap cilik, AHM akan menggunakan tiga sirkuit yakni Sirkuit Karting Sentul (Bogor), Mijen (Semarang), dan Gery Mang (Subang). Siswa AHRS nantinya tidak hanya mendalami materi teknis dalam mengendarai kuda besi saja, mereka juga akan mendapatkan materi baru di dalam kelas, seperti pengetahuan tentang regulasi balap, mekanikal, hingga public speaking.

Motor yang akan digunakan para siswa juga baru yakni Honda NSF100 atau motor dengan spesifikasi balap untuk tahap dasar. Selanjutnya, menggunakan Honda NSF250R untuk level penjenjangan lebih tinggi, dan Honda CBR150R untuk mewakili sepeda motor produksi massal.

Sejumlah pembalap hebat pernah menjajal Honda NSF100, sebelum mendapatkan stempel sebagai pembalap profesional. Sebut saja, juara dunia lima kali di kelas utama MotoGP, Marc Marquez.

Ahya Nurdin