Brukk!!! Dua Motor Bertabrakan, 1 Orang Tewas di TKP

10
klik di sini

KAB. SUKABUMI– Dua pengendara sepeda motor terlibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang terjadi di Jalan Pelabuhan II Jumat (16/8/2019) pagi tadi. Akibat peristiwa laka lantas tersebut, salah seorang pengendara sepeda motor tewas seketika.

Peristiwa nahas tersebut tepatnya terjadi disekitar Kampung Cibeueus Desa Kebonmanggu Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Laka lantas yang terjadi sekitar pukul 06.30 web di sekitar area proyek pembangunan perumahaan Cilap Resident itu, menggerkan warga sekitar.

“Tadi pagi terjadi kecelakaan motor tabrak motor, salah seorang pengendara motor tewas ditempat, sementara pengendara yang satunya lagi, mengalami luka berat,” kata salah seorang warga, Romi.

Tidak lama kemudian, polisi datang ke lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi kedua korban dan membawa dua kendaraan sepeda motor milik korban tersebut.

“Ga lama polisi datang dan langsung membawa korban keruma sakit, sementara motor milik korban juga dibawa polisi,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Gunungguruh IPTU Yudi Wahyudi mengungkapkan, laka lantas terjadi ketika sepeda motor Yamaha Mio bernopol F 2102 TK yang dikemudikan Dadang warga Kampung Cikujang, Desa Gunugguruh, melaju dari arah Pangleseran menuju Lembursitu.

“Kemudian tepatnya dari proyek pembangunan perumahaan Cilap Resident, muncul motor Yamaha Jupiter bernopol F 4283 TD yang dikemudikan Mardi Suryadi, dan kecelakaan maut pun terjadi,” ungkapnya.

Dihubungi melalui sambungan seluler, Yudi menjelaskan, korban tewas merupakan warga Kampung Cikembang Permai Desa Cimanggu Kecamatan Cikembar. Guna kepentingan penyelidikan, polisi langsung melakukan olah TKP.

“Korban tewas saat ini sudah berada dirumah duka, sementara korban lain yakni Dadang, tengah dalam perawatan medis RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi,” jelasnya.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi yang melihat atau mengetahui peristiwa laka lantas ini secara utuh.

“Kami masih memproses penyelidikan, dan sejumlah minta keterangan sejumlah saksi yakni warga yang ada disekitar lokasi kejadian,” pungkasnya. (Eko Arif)