Dipusingkan Dengan Telemarketing Asuransi

9
klik di sini

BANDUNG- Anti, 27 Warga Sukapura Kiaracondong kota Bandung merasa dongkong dengan banyaknya telepon dari pemasaran produk asuransi. Menurutnya upaya memasarkan dengaj mengontak melalui handphone sangat menganggu siapapun.

“Saya berkali-kali ditelpon, ikut asuransi dengan dipaksa mendengarkan penawaran produk, ini mereka menawarkan nyerocos begitu lalu diakhir pembicaraan mereka meminta persetujuann yang direkam,” ucapnya kesal.

Yang lebih mengecewakan mereka menelpon tanpa mengenal waktu dan tempat, sehingga mwnganggu aktivitasnya.

“Ada keterhubungan misalnyabantara saya dan teman, lalu dia konfirmasi ke teman saya lalu nelpon nanya lagi, kan aneh,” imbuhnya.

Dia menduga ada kebocoran data dia dari pihak tertentu yang patut diduga sebagai kejahatan kerah putih yang sangat rapih.*

Redaksi | Dedi Maulana