Anggota DPRD Jabar: Jangan Tergesa-gesa Ganti Nama BIJB, Kaji Dulu yang Matang Libatkan Stakeholder!

89

BANDUNG-Anggota DPRD Jawa Barat Dadan Hidayatulloh meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait wacana penggantian nama bandara internasional Jawa Barat (BIJB) menjadi BJ.Habibie harus di kaji secara matang dengan melibatkan berbagai stakeholder.

“oh iya itu wacananya dah Ramai ya, tapi kalau menurut saya Dalam memutuskan perubahan nama bandara harus mempertimbangkan historis dan nilai kepahlawanan yang kuat dari kedudukan bandara itu sendiri.”ujarnya, Rabu (18/9).

Untuknya tutur Dadan yang merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), BIJB kertajati majalengka kalau mau berubah harus memperhatikan kaidah-kaidah yang prinsipil diantaranya melibatkan stakeholder di Jawa Barat dan stakeholder di Majalengka.

“Masih ada waktu, tidak perlu terburu-buru dan harus hati-hati. perlu di buka forum dialog yang seluas mungkin, Untuk menjaga kondusifitas”.

Terkiat BIJB di namai Bandara BJ.Habibie Dadan sapaan akrabnya mengaku tidak keberataan,tapi harus ada pertimbangan dikaji utamanya secara historis

“Saya tegaskan pribadi tidak menolak perubahan nama tersebut, banyak alternatif perubahan nama bandara tersebut selain usulan perubahan ke nama BJ.Habibie, alternatif yang lebih kuat historis dan ke pahlawanan-nya diantara rubah nama BIJB jadi Bandara Sunan Gunung Jati atau Umar Wirahadi Kusuma.”paparnya

Sebelumnya Anggota DPRD Jabar Dadang Supriatna tidak mempermasalahkan dengan wacana tersebut dan menganggap sosok presiden ketiga Indonesia cocok diabadikan menjadi nama baru bandara yang berlokasi di Majalengka tersebut.

Menurutnya, jasanya terhadap industri kedirgantaraan di Indonesia sangat besar. Terlebih, BJ. Habibie menjadi sosok sentral dalam pembangunan Industri Pesat Terbang Nusantara (IPTN) yang saat ini berubah menjadi PTDI.

“Saya pribadi siap menandatangani dan mendukungnya terhadap keinginan petisi masyarakat Jabar yang menginginkan perubahan (nama) ini,” kata politisi Golkar ini, Selasa (17/9).

Anggota DPRD lainnya, Kasan Basari juga mendukung rencana mengabadikan nama BJ Habibie untuk bandara. Ia meyakini warga Jawa Barat tidak akan keberatan karena sosoknya sangat kental dengan tanah pasundan.

“Beliau sosok anak yang dibesarkan di tanah Pasundan walau lahir di Pare-Pare, tapi besar dan sekolah di Bandung sejak SMP hingga ke jenjang Perguruan Tinggi,” ujar politisi Gerindra.

Untuk diketahui, petisi penggantian BIJB sudah ditandatangani secara online di website change.org dengan judul “Mengganti nama Bandara BIJB Kertajati menjadi Bandara BJ Habibie”. Inisiatornya adalah akun bernama Ihsan Joe pada 12 September 2019 menjadi wacana publik

Alasan petisi itu dibuat karena menganggap BJ Habibie sebagai teknokrat di bidang kedirgantaraan kelas dunia dan pernah mendirikan Industri Pesawat Terbang (IPTN) yang berlokasi di Bandung. Nama beliau sangat layak menjadi nama Bandara di Jawa Barat yang berstatus kelas internasional.

Redaksi| Bandung