Kejari Usut Dugaan Kasus SPPD DPRD Subang, Kasie Pidsus: Sekda Sudah Diperiksa

27

SUBANG- Kepala Seksie Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang menjawab konfirmasi wartawan terkait kasus anggaran perjalanan dinas atau Surat Perjalanan Dinas (SPPD) anggota DPRD kabupaten Subang 2014-2019 yang ternyata dalam status penyelidikan pihak Kejari Subang.

Sumber Wartakini.co menyebutkan jika anggaran SPPD DPRD Kab.Subang yang diduga bermasalah tersebut berasal dari tahun anggaran 2016, 2017, 2018 hingga 2019. Nilainya diperkirakan mencapai Rp 2 miliar lebih.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Subang, Faizal, membenarkan tengah mengusut persoalan anggaran SPPD DPRD ini dan pihaknya sudah memeriksa Sekda Subang.

“Benar, masih proses penyelidikan. Sekda sudah diperiksa hari Rabu kemarin, ” ujar Faizal kepada media, Senin (7/10/2019) di ruang kerjanya.

Kasi Pidsus juga mengungkapkan, sedikitnya ada 4 item dalam kasus SPPD ini yang terindikasi bermasalah, mulai uang hari harian, biaya-biaya, termasuk SPJ (surat pertanggungjawaban).

“SPPD yang kita selidiki dari periode 2016-2019. Waktu itu Sekwannya dijabat Pak Aminudin,” paparnya.

Sekda Subang H. Aminudin hingga berita ini diterbitkan belum berhasil ditemui, menurut staff di ruang kerjanya, Sekda sedang tidak berada di kantornya.***

Usep | Indowarta Grup