Pasca Rusuh Wamena, Warga Jabar yang Dibacok Kepalanya Ikut Pulang Dari Wamena Papua

24

BANDUNG– Ketua Operasional relawan Jabar Quick Response (JQR). Reggi K Munggaran mengatakan sejauh ini ada 77 orang yang berada di lokasi pengungsian mulai dari orang dewasa dan anak-anak. Jumlah ini pun diprediksi akan terus bertambah pasca kerusuhan Wamena Provinsi Papua.

Sedangkan untuk sementara, ada 54 orang warga Jabar yang akan dipulangkan ke kampung halamannya. “Rencananya selasa pulang. Kita prioritaskan kelompok rentan, perempuan, ibu hamil, lansia, anak kecil, difabel,” katanya.

Masih Ada Pemulangan Pengungsi Tahap Kedua Dari Papua

Ia sendiri belum mengetahui jumlah warga untuk pemulangan gelombang kedua. Karena, banyak warga Jabar yang memilih bertahan dengan alasan ingin membantu memulihkan kondisi ekonomi dan sosial pasca kerusuhan.

Dari pemeriksaan sementara, para pengungsi mengalami trauma setelah kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu. Penanganan untuk mengembalikan psikologis dilakukan dengan trauma healing.

“Ada satu warga (Jabar), kepala dibacok. Tapi kondisinya membaik dan baru keluar rumah sakit. Rencananya juga ikut pulang,” pungkasnya.

Ahya Nurdin