Wagub Jabar Dorong Program Santri Milenial Berkelanjutan, Kadisnak Subang: Ada Penjaringan Pesantren yang Layak Terima Bantuan Ini

21

SUBANG – Guna meneruskan Program Santri Milenial yang diluncurkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Tasikmalaya pertengahan tahun 2019 lalu, maka dilakukan pembinaan kepada santri dibidang peternakan.

Untuk itu Wakil Gubernur Jawa Barat, H.Uu Ruzhanul Ulum melakukan kunjungan kerja ke PT. Hade Dinamis Sejahtera (HDS) yang bergerak dibidang peternakan sapi yang berlokasi di Desa Sawangan, Kecamatan Cipeundeuy, Subang, Jumat (18/10/2019).

Lokasi tersebut dijadikan pilot project pelatihan bagi santri dalam bidang pembibitan sapi unggul. Sebab di sana sudah disiapkan sapi peranakan Jawa Barat Subang Ongole (SO), dilengkapi dengan Instalasi Karantina Hewan (IKH).

“Kehadiran saya ke sini dalam rangka kunjungan kerja pengembangan juga program santri milenial yang nantinya diberikan selam 1 bulan kedepan,”ujarnya.

klik di sini

“Tujuan utamanya mendorong kalangan santri untuk produktif dan menjadi pengusaha di bidang peternakan maupun pertanian sehingga menghasilkan banyak `entrepreneur` muda bidang pertanian ketika kembali ke masyarakat,” katanya.

Camat Cipeundeuy, Tatang Komara sendiri mengaku bangga dengan adanya kunjungan kerja Wakil Gubernur ini, tentunya perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah kecamatan Cipeundeuy khusus nya, bisa bersinergi dengan Pemerintahan, terutama pemerintahan Kabupaten Subang Kecamatan Cipeundeuy, dari berbagai hal.

“Kami dari Muspika pun merasa bangga dan diharapkan seluruh perusahaan yang ada di wilayah kecamatan Cipeundeuy khususnya di PT PDH ini, bisa bersinergi dengan pihak pemerintahan terutama dalam mensejahterakan warga,” ujarnya.

Senada dikatakan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni yang menyebutkan program ini menjadi percontohan dalam menyiapkan santri yang mandiri.

“Program santri milenia sangatlah bagus sekali. Jadi santri di Ponpes tidak hanya dituntut belajar ilmu agama, tetapi bisa dibekali wawasan dan pengetahuan tentang beternak sapi sebagaimana diungkapkan pa Wakil Gubernur,” ujarnya.

Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan menjaring Pondok pesantren yang dinilai layak mengikuti program ini.

Satriya| Subang