Ekspresi Film Horor Lokal Akhir Tahun “Perempuan Tanah Jahanam” Vs “Ratu Ilmu Hitam”, Mana yang Lebih Mencekam?

Poster film PTJ dan poster film ratu Ilmu Hitam

Menjelang akhir tahun, layar bioskop Indonesia tengah dihantui oleh dua film horror paling menyita perhatian tahun ini. Sama-sama ditulis oleh Joko anwar yang sukses menaikan standar film horor Indonesia dengan Pengabdi Setan, dua film ini menjadi wishlist yang sangat ditunggu-tunggu.

Akhirnya kedua film tersebut mengisi layar bioskop, dimulai dengan Perempuan Tanah Jahanam (PTJ) yang rilis Oktober lalu, dan pekan ini disusul oleh Ratu Ilmu Hitam. Lalu film mana yang paling sukses ‘menghantui’ penonton?

Perempuan Tanah Jahanam

Well, film ini ditulis dan disutradarai langsung oleh Joko Anwar. Menggandeng aktor-aktris kelas A seperti Tara Basro, Ario Bayu, Marissa Anita, Asmara Abigail, dan bahkan Christine Hakim. Bagi pecinta film, rasanya tak ada alasan untuk tidak menonton film ini.

Berfokus pada tema keluarga, Tara Basro yang berperan sebagai Maya menjadi tokoh sentral. Bersama sahabatnya Dini (Marissa Anita), Maya yang selama ini hidup sebatang kara mencoba mengubah nasib sekaligus mencari jati dirinya dengan kembali ke kampung halaman setelah mendapatkan petunjuk dari orang misterius yang hampir membunuhnya.

Menjelang akhir tahun, layar bioskop Indonesia tengah dihantui oleh dua film horror paling menyita perhatian tahun ini. Sama-sama

dengan Pengabdi Setan, dua film ini menjadi wishlist yang sangat ditunggu-tunggu.

Akhirnya kedua film tersebut mengisi layar bioskop, dimulai dengan Perempuan Tanah Jahanam (PTJ) yang rilis Oktober lalu, dan pekan ini disusul oleh Ratu Ilmu Hitam. Lalu film mana yang paling sukses ‘menghantui’ penonton?

Perempuan Tanah Jahanam
Well, film ini ditulis dan disutradarai langsung oleh Joko Anwar. Menggandeng aktor-aktris kelas A seperti Tara Basro, Ario Bayu, Marissa Anita, Asmara Abigail, dan bahkan Christine Hakim. Bagi pecinta film, rasanya tak ada alasan untuk tidak menonton film ini.

Berfokus pada tema keluarga, Tara Basro yang berperan sebagai Maya menjadi tokoh sentral. Bersama sahabatnya Dini (Marissa Anita), Maya yang selama ini hidup sebatang kara mencoba mengubah nasib sekaligus mencari jati dirinya dengan kembali ke kampung halaman setelah mendapatkan petunjuk dari orang misterius yang hampir membunuhnya.

Keduanya berpetualang di desa yang sama sekali tidak dikenalnya, dan harus memecahkan teka-teki yang menjadikan Maya sebagai public enemy di desa tersebut. Maya menjadi buruan yang nyawanya tengah terancam di desa kelahirannya sendiri.

Film Perempuan Tanah Jahanam, mengangkat topik takhayul yang masih sangat erat dengan kehidupan masyarakat, walau kadang banyak yang tidak mengakuinya.

Kutukan, jimat, tabu dan ilmu hitam diramu begitu apik dalam cerita kehidupan Maya yang modern. Pemilihan dialog yang apa adanya disajikan oleh aktris-aktris kawakan ini makin meyakinkan kita akan cerita yang disampaikan, belum lagi set dan sinematografi yang luar biasa akan membuat terkagum-kagum.

Ratu Ilmu Hitam

Ditulis oleh Joko Anwar, disutradarai oleh Kimo Stamboel dan diadaptasi dari film berjudul sama tahun 1981 yang waktu itu dibintangi oleh ratu horror, Suzanna. Penasaran dong?

Sejak trailer-nya rilis di Youtube lengkap dengan aktris-aktrisnya yang diisi oleh Hannah Al Rashid, Salvita Decorte, Imelda Therinne, Putri Ayudya, hingga si cantik Adhisty Zara, penggemar film ini mulai penasaran siapa yang akan menjadi si Ratu Ilmu Hitam.

Dan surprise, sepertinya tebakan banyak orang hamper semuanya salah. Jadi siapa sebenarnya yang memerankan ratunya?

Mengangkat cerita tentang tiga laki-laki yang kembali reuni ke panti asuhan tempat ketiganya dulu dibesarkan. Ketiganya membawa serta keluarga masing-masing.

Kedatangan mereka kali ini atas undangan penjaga panti sekaligus untuk menjenguk pemilik panti, Pak Bandi yang tengah sakit keras.

Hanya satu malam menginap di panti asuhan tersebut berbagai kejadian aneh bergantian meneror mereka. Kejanggalan-kejanggalan dan berbagai kejadian mistis yang makin lama semakin mengancam nyawa mereka semua. Hingga suatu rahasia busuk di masa lampau menjadi terbongkar di malam berdarah dan mengerikan.

Balas dendam menjadi inti dari film ini, seperti biasa ide ceritanya sangat umum. Akan tetapi, plot twist yang ditampilkan akan membuat penonton tak menyangka siapa yang menjadi biang kerok di balik kejadian-kejadian misterius di film ini.

Tak hanya plot twist yang susah diprediksi, Film Ratu Ilmu Hitam sukses membuat penonton berteriak histeris dengan scene-scene yang membuat ngilu sekaligus menegangkan. Sama seperti film PTJ, film ini juga dipenuhi dengan scene-scene berdarah yang membuat film kian intens.

Baik PTJ  dan Ratu Ilmu Hitam sama-sama mengambil genre thriller-horror yang siap mengobrak-abrik adrenalin penontonnya. Berdiri dengan cerita masing-masing, nuansa yang diciptakan kedua film berbeda pula.

Perempuan Tanah Jahanam membangun aura mistis melalui inti cerita yang kuat yang sangat santai tanpa embel-embel sosok hantu atau jin. Namun pulang dari bioskop akan meninggalkan kesan ‘tak enak’ apalagi bila paham betul dengan cerita yang disampaikan.

Sementara film Ratu Ilmu Hitam tampil lebih pop, dengan adegan-adegan film horror pada umumnya, namun usai menonton film ini dipastikan meninggalkan rasa ‘jijik dan seram’ bila flashback adegan-adegan mematikannya.

Namun tak bisa dipungkiri keduanya bisa dibilang film Indonesia penutup akhir tahun yang sangat sayang untuk dilewatkan, terlebih untuk anda para pecinta horror!