Ratusan TKBM Demo Kantor KSOP Pelabuhan Internasional Patimban

15

SUBANG – Ratusan warga Patimban yang terkena dampak pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban melakukan aksi unjukrasa menuntut ganti rugi atau konfensasi atas dampak dari pembanguna pelabuhan Internasional Patimban yang menyebabkan warga kehilangan mata pencaharian seperti halnya nelayan kesulitan mencari ikan.

Dari pantauan patimbannews.com (Indowarta group) Senin pagi(4/11/2019) ratusan warga Terdampak pembangunan pelabuhan Patimban tersebut menggelar demo ke Kantor Desa Patimban dan Kantor KSOP kelas II Patimban.

Dalam orasinya, para pengunjukrasa menyuarakan sejumlah tuntutan selain menuntut konfensasi ganti rugi akibat tak bisa melaut khususnya bagi nelayan, para pendemo juga mengajukan beberapa tuntutan diantaranya:

1. Menerbitkan Rekomendasi Pendirian Koperasi TKBM Sejahtera Patimban
2. Mengevaluasi ulang Pendidikan dan Pelatihan warga yang terdampak untuk lebih mengutamakan kebutuhan tenaga kerja di pelabuhan.
3. Memberdayakan badan usaha milik masyarakat Pusakanagara untuk pelaksanaan pembangunan dan pengoperasian Pelabuhan Patimban.

klik di sini

Dalam orasinya Abdul Mufid selaku Wakil Ketua Koperasi TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Sejahtera Patimban menegaskan, sejak dibangunnya pelabuhan Internasional Patimban, warga Patimban khususnya Nelayan kesulitan mencari ikan dan jelas ini sangat merugikan nelayan di Patimban. Maka dari itu kami menuntut konpensasi kepada pengembang proyek dan KSOP kelas II Pelabuhan Patimban karena kami para warga khususnya nelayan kehilangan mata pencaharian.

.“Kami mau makan apa, tempat kami cari makan sudah hancur, KSOP dan pengembang proyek Pelabuhan Internasional Patimban harus bertanggung jawab, jangan biarkan kami warga Patimban khususnya nelayan kelaparan kehilangan mata pencaharian,” tegas Abdul Mufid dalam orasinya

Usai orasi, perwakilan para pengunjukrasa diterima oleh pihak KSOP untuk berdialog dan adapun hasilnya dari mediasi dengan pihak KSOP Kelas II Pelabuhan Patimban dengan menyampaikan 3 poin tuntutan.

Sekretaris Koperasi TKBM Sejahtera Abdurrahman mengatakan, kita telah menyampaikan 3 point’ tuntutan dan berharap KSOP Kelas II Patimban bisa menjembatani tuntutan masyarakat termasuk dalam poin 1 tuntutan yang menjadi tanggung jawab KSOP soal rekomendasi TKBM.

“Kalau untuk poin 2 dan poin 3 memang itu dengan kontraktor juga konsultan tapi KSOP bisa memfasilitasi dan menjembatani untuk pemberdayaan masyarakat oleh kontraktor maupun soal pelatihan. Sebab tidak hanya ketika pembangunanya saja tapi setelah pembangunan berlangsung juga,” jelasnya.

” Intinya kami minta kepada pihak KSOP agar warga terdampak pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban khususnya para nelayan bisa diberdayakan dan dilibatkan dalam proses pembangunan dikarenakan para nelayan sudah tak bisa melaut lagi semenjak adanya pembangunan pelabuhan khususnya yang ditengah laut” imbuhnya

Usai menggelar dialog dan mendengar aspirasi serta tuntutan para pengunjukrasa, pihak KSOP berjanji menyampaikan tuntutan para pendemo kepada pihak terkait.

Ahya Nurdin