Sejumlah Tukang Ojek Online Dirazia Aparat Polsek Ciasem

Razia Bina Waspada Ingatkan Ojek Jaga Kamtibmas dan Kelengkapan Surat Kendaraan

21

Foto: Puluhan Ojol Terjaring Razia Bina Waspada di Ciasem, Subang.

CIASEM- Puluhan Ojeg Online ( Ojol) terjaring razia bina waspada yang digelar di Jl. Raya Pantura Ciasem, Subang, sore sekitar Jam 17.30 WIB Rabu petang, (6/11/2019).

Kendaraan roda dua yang kerap digunakan oleh ojol satu persatu diperiksa dari mulai kelengkapan hingga pajak kendaraan.

Kendaraan ojol ini memang yang beraktivitas didaerah Subang dan sekitarnya mereka beroperasi dari pagi hingga malam hari sesuai order yang diterimanya.

klik di sini

“Dari hasil pemeriksan kendaraan ojol yang terjaring razia rata-rata surat-suratnya lengkap,” kata Kapolsek Ciasem, Kompol Yayah Rokayah kepada Wartakini.co.

Dia mengatakan, kendaraan ojol belakangan ini sudah mulai marak mereka kerap lalu lalang di jalur Pantura untuk mengantarkan penumpangnya.

Kegiatan razia khusus sepeda motor ojol ini menyusul adanya isu berebut penumpang dengan ojeg pangakalan beruntung tidak berdampak pada keributan. Razia bina waspada ini akan digelar hingga 25 November 2019 mendatang.

“Kita berikan pembinaan terhadap pegiat ojeg sepeda motor agar mengemudikan kendaraanya lebih disiplin dan mentaati lalulintas dijalanan, katanya.

Sementara itu, Ketua paguyuban ojol, Naseh mengatakan, jumlah ojek online di daerah Ciasem ini ada sekitar 40 orang.

Dari jumlah sebanyak itu mereka beroperasi dari pagi hingga larut malam untuk mengantarkan pelanggannya keberbagai tempat tujuan.

“Alhamdulilah dalam sehari masing-masing ojol sekitar 10 orang penumpang dapat terlayani,” kata Ketua Paguyuban Ojol Ciasem, Naseh.

Dia mengatakan, dari hasil ojeg online digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan anak. “Saat ini mencari pekerjaan tidaklah mudah dengan memanfaatkan sepeda motor dan menjadi ojol atau grab dapat meraup keuntungan yang dapat menghidupi keluarga,” pungkasnya.**