Kasian, Nasib Pedagang Soto yang Melanggar PSBB di Paseban Raya Jakpus ini

FOTO: Pedagang Soto Langgar PSBB, Satpol PP: Sanksi nya Denda Administrasi dan Disegel Sementara

JAKARTA, WARTAKINI.CO- Sejumlah rumah makan dan pedagang di kawasan Paseban Raya, Senen, Jakarta Pusat digeruduk petugas tim gabungan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kelurahan Paseban saat menggelar operasi razia terhadap pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tindakan tegas dilakukan sesuai penegakan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor: 33 tahun 2020 tentang pelanggar PSBB.

Alhasil, dalam operasi razia kali ini ditemukan warung soto yang membandel menyediakan makan dan minum di tempat lebih dari lima orang yang berjualan di Pasar Paseban, Jalan Paseban Raya RW 01, Paseban, Senen.

“Tidak ada perlawanan dari pemilik warung. Dan dia pasrah karena telah menyalahi aturan. Seharusnya pemilik tidak menyediakan makan dan minum di tempat,” ungkap Yusuf, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) didampingi Babinsa Kelurahan Pasaban, di lokasi, Kamis (21/05/2020).

Lanjut Yusuf menambahkan, pemilik warung soto diketahui berasal dari Bogor, Jawa Barat ini dikenakan sanksi denda administrasi sebesar Rp.250.000,- supaya membayar ke Bank DKI.

“Selain itu, warung disegel sementara, tempat duduk meja kursi dilipat dan identitas KTP yang bersangkutan diamankan. Sedangkan, bagi pengunjung yang makan di tempat diingatkan untuk tidak makan di tempat atau dibungkus saja,” tegas Yusuf sambil mengatakan, ada lima petugas gabungan yang diterjunkan dalam operasi ini.

Sementara, pemilik warung soto, Nursen (60 tahun) yang berasal dari, Bogor, Jawa Barat, Kampung Tugu Pasir Kaung RT.017 RW 05 Cibitung Tengah Tenjoya ini mengakui kesalahannya dan pasrah meskipun sedikit agak ngedumel.

“Yach mau gimana lagi, saya kan pedagang sedang berjualan cari makan juga untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. (Is)