Dahana Gandeng Pemkab Subang, Kampanyekan Bahaya Narkoba

 

WARTAKINI.CO,SUBANG- PT. DAHANA (Persero) selaku perusahaan pembuat bahan peledak, kampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda Subang, di momentum Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).

Manager Humas dan Kelembagaan PT. DAHANA (Persero) Juli Jajuli “mengatakan, kampanye bahaya anti narkoba tersebut, sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian DAHANA terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, dengan kondisi negara darurat narkoba.

“DAHANA sebagai perusahaan plat merah, memiliki komitment dalam memerangi bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda,” ujar Juli kepada wartawan di Subang, Senin (29/6/2020).

Kampanye yang dilakukan DAHANA kata Juli, tidak hanya dalam bentuk nyata seperti mensosialisasikannya langsung bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang. Tetapi juga dalam bentuk sosialisasi pemasangan pamplet, baligho, dan spanduk di sejumlah pasilitas umum, serta PIN. Dan kampanye tersebut, tidak berhenti hanya di momentum HANI, yang tentunya akan terus berlanjut, hingga penyelahgunaan narkoba di kalangan generasi muda selesai.

Ketika disinggung tentang adanya sejumlah aktivis anti narkoba, yang sama-sama memiliki komitment memberantas bahaya anti narkoba dikalangan generasi muda, DAHANA lanjut Juli, dengan spirit kebersamaan, secara bertahap, DAHANA akan menggandeng para aktivis anti narkoba, yang tentunya untuk hari ini DAHANA bekerjasama dengan Pemkab Subang.

“Spirit kebersamaan penanggulangan bahaya narkoba ini, secara bertahap DAHANA akan menggandeng seluruh aktivis anti narkoba. Untuk sementara ini, DAHANA menggandeng Pemkab Subang terlebih dahulu. Untuk Granat dan PANI, kemungkinan untuk progrma kegiatan selanjutnya,” pungkas Juli.

Sementara itu Bupati Subang Ruhimat “menyatakan, dalam mengkampanyekan bahaya anti narkoba di momentum HANI kali ini, yang bertepatan dengan Hari Ketahanan Keluarga. Pemkab Subang menekankan kepada seluruh ASN, untuk konsent di dalam keluarganya, untuk melakukan sosialisasi penyalahgunaan narkoba tersebut.

“ASN ini kan sebagai orang tua di rumah, setidaknya mampu msngawasi anak-anaknya di rumah, sampai sejauh mana, agar anak-anaknya tidak terjerumus ke jurang penyalahgunaan narkoba, dengan peran keluarga,” kata Ruhimat.

Terkait dengan komitment Pemkab Subang terhadap penyalahgunaan narkoba tersebut, dengan tegas Ruhimat menyatakan, Pemkab Subang sudah mengagendakan pembentukan Badan Narkotika Nasional BNN tingkat Kabupaten. Tetapi karena ada pandemi covid-19, akhirnya harus tertunda, dan anggarannyapun digeser untuk penanganan covid-19.

“Kalau tidak ada pandemi covid-19 ini, tentunya Subang sudah memiliki BNN. Tetapi tidak sampai di sini, jika pandemi covid-19 ini selesai. Maka Pemkab Subang, kembali menganggarkan untuk anggaran pembentukan BNN,” pungkasnya.