Waspada Ditengah Pandemi Korona Warga di Jakpus ini Bentuk Satgas Anti Narkoba

WARTAKINI.CO, JAKARTA– Warga RW 08 membentuk satgas anti narkoba. Pembentukan satgas anti narkoba di wilayah RW 08 Kelurahan Kartini,Kecamatan Sawah Besar ini guna untuk mempersempit dan menutup ruang gerak peredaran narkoba.

Sekedar di ketahui bahwa, di wilayah Kelurahan Kartini khususnya di llingkungan RW 08 merupakan paling terbanyak kasus narkoba yang urutan nya ke tujuh di DKI Jakarta.

Ketua RW 08, Achmad Maulana menyatakan, ide dan gagasan terbentuknya satgas anti narkoba ini berdasarkan usulan dari para Ketua RT di saat pertemuan silaturahmi bulanan.

“Warga masyarakat sangat resah dengan peredaran narkoba di wilayah RW 08. Makanya kamu membentuk satgas anti narkoba dalam rangka menutup ruang gerak penyalahgunaan narkoba,” jelas Achmad Maulana, Minggu (21/06/2020).

Adapun anggota satgas anti narkoba yang dilibatkan, kata Achmad Maulana yakni terdiri dari pengurus RT/RW, dan, FKDM, LMK, tokoh masyarakat maupun warga setempat.

“Sebenarnya dengan terbentuknya satgas anti narkoba RW 08 Kartini ini untuk membantu aparat terkait,” tandasnya.

Lanjut Achmad Maulana menambahkan, untuk sementara posko pengaduan anti narkoba di siagakan di sekretariat RW 08, Jalan Kartini VIII Dalam.

“Rencananya, kami juga akan menggelar Deklarasi Satgas Anti Narkoba RW 08 pada, Jumat (26/06/2020) mendatang bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).

Sementara itu, Lurah Kartini, Ati Mediana ketika dihubungi perihal pembentukan satgas anti narkoba di RW 08 sangat mengapresiasi.

“Terbentuknya satgas seperti ini juga karena di wilayah Kelurahan Kartini khususnya di RW 08 merupakan zona merah kasus narkoba tingkat ke tujuh di DKI Jakarta,” ucap Ati.

Ati berharap, dengan terbentuknya satgas anti narkoba dapat mengurangi kasus narkoba baik itu pengedar maupun pemakai.

“Ini merupakan gerakan masyarakat dengan membentuk satgas seperti ini minimal dapat mempersempit ruang gerak pengedar, yang mana oleh oknum terkait dengan mudah keluar masuk tahanan dan informasi ini kami dapat dari pengurus RT/RW dan warga masyarakat di RW 08,” terangnya melalui via telepon seluler. (Is)