Kawasan Jalan Tanah Tinggi XII, Banyak Becak Mangkal dan Lapak PKL, Tokoh: Pejabatnya Pada Loyo

WARTAKINI.CO, JAKARTA– Angkutan transportasi Becak gowes roda tiga berkeliaran dan wara-wiri di kawasan Jalan Tanah Tinggal XII, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat ini luput dari pengawasan aparat kelurahan, kecamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pasalnya, ditengah mewabahnya pandemi Covid 19, becak-becak tersebut semakin bertambah banyak di kawasan ini.

“Waduh, Jalan Tanah Tinggi XII sudah seperti pangkalan becak setiap hari mangkal di jalanan bikin sempit dan semrawut saja. Seperti tidak ada pemertintah,” keluh Basnur (52) warga Kecamatan Johar Baru, Rabu (01/07/2010).

Selain, menjadi pangkalan becak, kata dia kawasan Jalan Tanah Tinggi XII, juga banyak lapak pedagang liar yang menggelar barang rongsokan semaunya mulai di atas saluran hingga bahu jalan.

“Bertahun-tahun dibiarin awut-awutan begini lingkungan. Pada kemana Satpol PP,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Johar Baru, Nurhelmy Savitri ketika dikonfirmasi soal keberadaan lingkungan semrawut tersebut melalui via telepon seluler enggan berkomentar dan memilih diam.

Tokoh masyarakat Jakarta Pusat Budiman menegaskan, seharusnya pamong di wilayah tidak diam saja dengan lingkungan yang semrawut dan awut-awutan tersebut.

“Harus disentuh kawasan tersebut dengan penegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum). Jangan sampai publik menilai pejabat di wilayah Jakpus pada loyo,” paparnya. (Is)