Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Program Desa Digital

Wartakini.co JAKARTA – Menjawab harapan Presiden Joko Widodo dalam pemenuhan kebutuhan digitalisasi untuk menjangkau 150 ribu titik yang sulit dijangkau.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas “Perencanaan Transformasi Digital” 3 Agustus lalu di Istana Merdeka Jakarta, memerintahkan percepatan akses dan pembangunan infrastruktur digital untuk mendukung pelayanan publik.

Ariani Djalal, Penggerak Desa Digital di Subang sangat mendukung pernyataan presiden.

Untuk itu dia melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Desa  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Bapak Budi Arie Setiadi.

Dalam audiensi tersebut Ariani Djalal menyatakan untuk mewujudkan harapan Presiden Jokowi, “Perlu beberapa dukungan misalnya, kebijakan lintas kementerian dan lembaga, Pemerintahan Desa, Pemerintahan Kabupaten dan peranan swasta guna menumbuhkan ekosistem dalam Program Desa Digital,” katanya.

Wamen desa Budi Arie Setiadi merespon baik inisiatif gerakan masyarakat, pelaku usaha dan seluruh element tergabung dalam Program Desa Digital.

“Seluruh elemen stakeholder inilah yang akan mampu menghidupkan ekosistem ekonomi digital di desa.  “Kita berharap terjadi percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi agar desa-desa yang sebelumnya tidak memiliki akses jaringan internet, bias kita percepat perwujudannya,” ucapnya.

Wamen juga menyatakansekitar 1,8 juta usaha mikro, kecil, koperasi, Bumdes berpotensi menjadi usaha menengah dengan digitalisasi yang berdampak pada Produk Domestik Bruto.

“Selain bias dimanfaatkan sebagai sarana Pendidikan, ekonomi sarana jaringan infrastruktur telekomunikasi desa juga dapat dimanfaatkan oleh Bumdes, Bumades sebagai bentuk usaha yang dapat menambah pendapatan desa”.

Wamendesa Budi Arie Setiadi secara khusus berpesan kepada para penggerak Desa Digital untuk ada pergerakan desa bersama dalam Tim Percepatan Program Desa Digital yang multi stakeholder yang keberadaannya saling mendukung dan bersinergi membangun Indonesia kedepan.*