Berhitung Sumber PAD, Pemkab Subang Harus Serius Ikut Terlibat Perjuangkan  DOB Pantura 

Jalan Pantura beberapa tahun lalu/dok

WARTAKINI.co, PAMANUKAN-Daerah Otonom Baru (DOB) kawasan Pantai Utara Subang ramai dibicarakan hingga jagad sosmed. Pemerhati masalah Sosial Budi Setiadi mengungkap hal tersebut kepada Wartakini.co.

Menurut dia untuk DOB itu perlu dipersiapkan infratrukturnya termasuk sumber-sumber (Pendapan Asli Daerah) PAD yang kelak menjadi layak untuk jadi PAD kawasan itu.

Termasuk keberadaan Patimban yang dulu belum ada kemudian sekarang ada bisa jadi pemasukan dari  PAD. 

“Pelabuhan itu bisa jadi pendapatan daerah dengan bagi hasil seperti dampak ikutan ada dampak ikutan seperti dampak tumbuh disana seperti reklame, pajak parkir, karena PAD itu termasuk posisi tawar terhadap bagi hasil terhadap daerah DOB,” paparnya.

Lalu kata Budi hal itu harus didorong bersama khususnya Pemda Kabupaten untuk menghidupkan potensi-potensi ekonomi di kawasan DOB Pantura.

”Jangan punya anggapan DOB itu hanya berdampak pada calon DOB-nya saja. Tetapi harus menjadi strategi dari pemerintah kabupatennya sendiri sehinga kabupaten asalnya menjadi lebih efektif efesien dan menjadi lebih baik lagi. Ketika dimekarkan sama-sama diuntungka ketika DOB itu berdiri,” tuturnya.

Ketika ditanyakan mengenai latar belakang keadilan pembangunan yang terjadi selama ini. Budi menjawab masalah keadilan pembangunan itu harusnya proses politik.

 “Jadi bukan DOB jawabannya. Jadi perjuangan politik yang dilakukan bersama stakeholder yang ada,” katanya.*