Kapolda Jabar, Meninjau Langsung Kegiatan Operasi Yustisi Di Wilayah Pasar Soreang Kabupaten Bandung

WARTAKINI.co, BANDUNG. – Kapolresta Bandung dampingi kunjungan kerja Kapolda Jabar IRJEN Pol Rudi Sufahriadi saat meninjau langsung kegiatan Operasi Yustisi di wilayah Pasar Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (21/09/2020).

Dalam kunjungannya, Kapolda Jabar mengecek langsung kesiapan petugas dan memberikan arahan dan semangat agar pelaksanaan operasi yustisi dapat berjalan lancar serta maksimal.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan,” Pada operasi yustisi di wilayah Kabupaten Bandung, selama lima hari kebelakang telah menjaring 1.630 warga yang melanggar protokol kesehatan,” ujarnya.

“Jadi selama lima hari operasi yustisi, petugas telah menindak warga dengan penilangan secara tertulis,” ucap Hendra

Hendra menambahkan, “warga yang melanggar juga diberikan sanksi seperti push up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyebutkan Pancasila,” tegasnya.

Guna mengantisipasi penyebaran covid-19, Polresta Bandung bersama stakeholder terus membagikan masker sekaligus mensosialisasikan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

“Intinya, kita harus saling mengingatkan untuk selalu memaki masker, menjaga jarak dan tidak lupa harus mencuci tangan dengan menggunakan sabun,” katanya.

Menanggapi adanya himbauan dari Gugus Tugas terkait masker scuba yang terbilang tipis. Kombes Hendra menyampaikan, efektifitas masker scuba hanya 5% dan masih sangat rawan terjadinya penyebaran covid-19.

“Sebenarnya tidak ada larangan warga pakai masker scuba, berhubung efektifitasnya hanya 5%, kalau bisa di double pakai maskernya,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menghimbau,” kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. Walau saat ini sedang ramai menjadi pembicaraan terkait masker scuba, dirinya mempersilahkan warga untuk tetap memakainya sebagai langkah awal hingga adanya masker yang standar,” imbuhnya.

“Menurut saya lebih baik pakai masker scuba daripada tidak memakai masker sama sekali, ini sebagai langkah awal, nanti bertahap sampai ada masker yang standar untuk masyarakat,” Pungkasnya.