LAZISNU Subang Sosialisasikan Program KOIN di Kasomalang, KH Satibi: Harus Didukung Semua Komponen di NU

WARTAKINI.co, SUBANG-Lembaga Amil Zakat Infak dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Subang, Mensosialisasikan program Kotak Infak (Koin), di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Muamalat Nahdatul Ulama Kasomalang, kabupaten Subang. Jumat (4/9/2020).

Kegiatan sosialisasi koin Lazisnu dihadiri oleh ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) kabupaten Subang, KH. Satibi, S.Pd.I, MM. Ketua PC Lazisnu kabupaten subang, Drs. H. Parrahutan Harahap, Badan Otonomi Nahdlatul Ulama (Banom NU), PAC Muslimat Fatayat NU, Majelis Wakil Cabang (MWC NU), Fatayat Muslimah NU dan Ansor.

Dalam sambutannya ketua PC Lazisnu Kabupaten Subang, Parrahutan Harahap menyampaikan ucapan terimakasih kepada PCNU Kabupaten subang atas dorongan motivasi untuk membentuk dan mensosialisasikan program Lazisnu di seluruh wilayah kabupaten Subang.

“Alhamdulillah PCNU sampai hari ini  memberikan dorongan motivasi yang kuat kepada kita Lazisnu untuk membentuk dan mensosialisasikan program-program Lazisnu di setiap atau di seluruh kabupaten Subang,” Ungkapnya.

Parahuttan Harahap menambahkan “Karena memang kita ini di Subang sangat tertinggal dari kabupaten yang lain. kalau kita melihat kota Sragen di Provinsi Jawa Tengah lazisnu disana sudah memiliki aset lebih dari 6,4 Miliar. Itu hanya berupa uang, dan itu belum di konversi ke tanah dan bangunan,” Imbuhnya.

Ketua PCNU Subang Apresiasi Program KOIN Lazisnu di Sejumlah MWC NU

Foto Bersama Usai Kegiatan Sosialisasi Lazisnu Subang di Kasomalang Subang.

Ketua PCNU Kabupaten Subang, KH. Satibi, Mengapresiasi kegiatan sosialisasi program koin PC Lazisnu agar seluruh komponen Nahdlatul Ulama mendukung dan mensinkronkan MWC dengan Rantingnya.

“Gerakan Koin Lazisnu harus di dukung oleh seluruh komponen Nahdatul Ulama, terutama oleh NU, Muslimat, Fatayat dan Ansor. Keempat komponen ini, nanti akan di back up oleh banser dan pagar nusanya.” terang KH. Satibi

Masih dengan KH. Satibi ia menegaskan kepada seluruh ketua MWC maupun PAC sebagai pengawas celengan Koin Lazisnu.

“Kalau ketua-ketua MWC, PAC, itu adanya diposisi Dewan Pengawas, sehingga perjalanannya harus di awasi. Sambil tentunya mensinkronkan antara MWC dengan ranting-rantingnya. Dan MWC yang belum ada rantingnya harus segera di bentuk, karena nanti pergerakannya ada di ranting,” pungkasnya.

Lazisnu merupakan sebuah lembaga yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama, untuk menampung, mengelola potensi Zakat, infak dan Sodaqoh yang dikelola oleh orang-orang Nahdatul Ulama. Dan progrma utamanya yang biasa di sebut Koin NU.[widijohansyah]