Tips dan Cara Aman Main Tinder

WARTAKINI.co – Masyarakat dihebohkan dengan kasus mutilasi yang terjadi di Pasar Baru, Jakarta Selatan. Diketahui korban kasus mutilasi berinisial RHW mengenal pelaku melalui aplikasi kencan online. Motif pelaku membunuh korban pun lantaran ingin merampok. Peristiwa ini menambah daftar panjang korban kencan online berujung maut. Agar lebih waspada dan hal serupa tak menimpa Anda, berikut ini tips dan cara aman main Tinder.

Jangan Terlalu Terbuka di Awal Perkenalan
Sebaiknya tidak terlalu mengekspos identitas diri yang bersifat pribadi dan privasi di awal perkenalan. Misalnya, tidak memberikan detail alamat rumah, nomor telepon, nama lengkap, hingga nomor-nomor penting seperti KTP hingga ATM. Jadikan awal perkenalan ini sebagai cara untuk mengenal sesama melalui hobi, hal-hal yang disukai, atau topik-topik umum lainnya.

Jangan Mengirimkan Foto atau Video di Aplikasi Kencan
Meskipun obrolan Anda dengan si dia berjalan menyenangkan, tapi Anda tetap harus waspada. Amati gerak geriknya dan apabila si dia tiba-tiba meminta foto pribadi jangan diberikan. Karena ditakutkan foto-foto tersebut disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Apalagi meminta foto dengan pose-pose tertentu.

Pilih Lokasi Ramai dan Terbuka saat Bertemu

Jika berselang beberapa hari Anda merasa ada kecocokan dan kenyaman ketika ngobrol dengan si dia di Tinder, maka kini saatnya mengajaknya bertemu. Namun, pastikan untuk memilih lokasi yang ramai seperti mall, taman kota, alun-alun, atau tempat-tempat rekreasi lainnya. Tapi, karena saat ini sedang ada wabah COVID-19 Anda bisa menahan diri untuk bertemu secara langsung dan menggantinya dengan video call. Dengan begini pertemuan bisa berjalan aman dan lancar.

Jangan Buru-buru Mempercayai Orang Lain

Saudara atau sahabat kita pun pasti memiliki rahasia yang bahkan tidak Anda ketahui. Maka dari itu, lebih baik untuk tidak langsung percaya dengan pernyataan yang si dia katakan. Anda bisa mengecek kebenarannya melalui sosial media. Selain itu, jangan mudah termakan janji apalagi dengan iming-iming harta benda.