WARTAKINI.co, KAB. BANDUNG –  Beberapa Universitas Diindonesia tidak mau ketinggalan memajukan sektor pariwisata di tanah air. Terbaru, Kepala Biro Humas dan Pengembang bisnis Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), Dwi Mukti Wibowo turun langsung membantu Desa Wisata Peuyem Mandala Mekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Minggu (20/09/2020).

Mereka melakukan penataan dalam program kerja bakti yang berlangsung selama kurang lebih 6 jam. Kepala biro humas dan pengembang bisnis UMB, Dwi mukti wibowo mengatakan, “kita mencoba dulu untuk dari lahan yang ada”

“Yang tentunya akan menarik bukan hanya masyarakat didesa mandala mekar, tapi juga masyarakat dibandung bahkan diluar bandung, karna inilah yang akan menjadi objek wisata baru, objek wisata alternatif,” kata Dwi

Karena itu, pihaknya memilih kerja bersama, Dari Pemdes, UMB, Karang taruna, Sampai Mahasiswa, semua dilibatkan terkait pariwisata. Selain itu, Dwi juga ingin merekrut kepada warga. “Calon anggota-anggota koperasi dan inilah yang ada disini yang akan menjadi anggota koperasi hasilnya disini dari pengelolaan tanah ini adalah keuntungan untuk temen-temen yang masuk dalam anggota koperasi” ujar Dwi.

Dwi Mukti Wibowo UMB juga ingin menciptakan kader-kader interpliner yang memiliki jiwa sosial maupun inovasi didalam hal tekhnologi, sehingga dari hanya peuyeum didesa mandala mekar akan diciptakan 1000 pengusaha UMKM berlanjut dengan usaha-usaha lainnya, Hal itu diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Desa Mandala Mekar.

“Mungkin ini salah satu lapak selain kita punya dapur untuk pengolahan peuyeum dilapak disinilah yang nanti mudah-mudahan mereka mengenal ouhh sentra peuyem tuh disini ajangnya, dengan bantuan UMB lahan-lahan itu akan disulap menjadi lahan produktiv singkong juga yang tadinya panen 1 tahun 8 bulan mudah-mudah 8 bulan itu malah bisa 2 kali panen”. kata Dwi

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mandala mekar Budi Hartono berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB). Menurut Budi, membuat desa wisata tidak semudah membalikan telapak tangan, UMB sangat membantu pengembangan Desa wisata Mandala mekar – cimenyan, “karna kamipun butuh proses baik dari fisik maupun keuangan dan insya allah untuk kedepannya bapa dan ibu dari UMB tersebut sudah siap bagaimana caranya agar supaya desa kami menjadi desa wisata,” terang Budi.

Dia menambahkan, agar warga desa mandala mekar untuk membantu menjadikan desa wisata yang didukung oleh para bumdes dan karang taruna desa mandala Mekar.

“Tapi kamipun masih terkendala mengenai aset jalan kurang baik untuk kedepannya menjadi PR kita, dan disini ada perbatasan desa Mandala Mekar Dan desa Cikadut mudah-mudahan para donatur-donatur yang baik punya omah putih mari kita bekerja sama untuk menjadikan perbatasan desa Mandala Mekar dan Desa Cikadut menjadikan desa Wisata.” imbuh Budi

Di sisi lain, Dosen UMB sekaligus sebagai Sekretaris Listens (Lembaga islamic technopreneur dan sosciopreneur), Dr. Ivonne Ayesha juga tergerak memajukan produk lokal (peuyeum) dan pariwisata, saat turun ke Desa Mandala mekar, siap menyulap Mandala Mekar menjadi desa wisata peyeum mandala mekar, sehingga memberikan dampak peningkatan kesejahteraan bagi warga desa.

Kita sangat kaya dengan produk pangan lokal, namun saat ini tergerus oleh produk-produk impor. Oleh sebab itu dibutuhkan srntuhan teknologi untuk menjafikan produk lokal seperti peuyeum dan berbagai produk olahannya menjadi naik kelas. Untuk itu kami para dosen dari berbagai program studi di UMBabdung dan Lembaga LisTen siap mendukung dan mendampingi warga Desa Mandala mekar untuk tujuan mulia ini, tambah Ivonne.

Pemberdayaan desa itu merupakan program pengabdian masyarakat yang menjadi sarana atau wadah untuk mahasiswa nanti. “Mudah-mudahan kedepannya lancar bagi kami para dosen itu sangat membutuhkan wadah tempat untuk mentransfer ilmu, hasil dari penelitian yang kita peroleh tidak hanya menjadi pemenuh lemari sebagai laporan saja, tetapi diaplikasikan ke masyarakat” ujar Ivonne, Minggu (20/9/2020).

Saat itu, kemahasiswaan Jawa Barat, Ridlo memperkuat UMKM, diharapkan ada generasi 1 juta entrepreneur yang berbasis digital, Dengan disupport oleh subhananggara dari media sekaligus ketua forum CSR jabar.

“Jadi disini sudah ada ketua karang taruna kecamatan cimenyan diperkuat oleh anggotanya yang banyak, karang taruna desa, mereka ini adalah pemuda-pemuda yang akan kita dampingi, diharapkan mahasiswa UMB juga bisa bekerjasama, tidak hanya peuyem ada pendampingan pemberdayaan yang lain, jelas Ridlo

Sementara itu, karang taruna kecamatan cimenyan Novi Widyastuti munuturkan, sangat berterima kasih adanya kerjasama UMB dengan Desa Mandala mekar, ” Mudah-mudahan kedepannya apa yang kita rencanakan berjalan lancar”

“Menjadi pendongkrak ekonomi warga cimenyan khususnya didesa mandala, semoga dengan nama peuyem nama cimenyan bisa booming se’indonesia, mudah-mudahan kedepannya banyak warga yang terbantu ekonominya dari pengelolaan peuyeum ini ditempat wisata, karang tarunanya juga punya word nya sendiri nanti ada UMKM Ditempat wilayah kecamatan cimenyan, mudah-mudahan baik untuk semuanya, ujar Novi

Disamping itu, Ketua Karang taruna Desa, Tatep merespon baik kegiatan tersebut, ” mudah-mudahan berjalan dengan lancar, dan aktivitas disini ramai bisa terwujud dan menghasilkan buat karang taruna desa, dan penduduk sekitar.” pungkas Tatep