Walaupun Kurang Dikenal, Profesi Apoteker Sangat Strategis

WARTAKINI.CO – Subang, Profesi apoteker nampaknya masih kurang dikenal oleh masyarakat secara luas dibandingkan dengan profesi tenaga kesehatan lainnya. Dikatakan Apoteker Ramna, sebenarnya profesi apoteker sangat strategis dan banyak memberikan sumbangsihnya terhadap dunia kesehatan. “Baik dalam membuat formularium obat di industri farmasi maupun pelayanan tentang obat-obatan pada pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya kepada Wartakini.co, Jum’at (25/9/2020).

Oleh karena itu kata Ramna dalam  momentum Hari Apoteker Sedunia atau World Pharmacist Day (WPD) yang jatuh pada tanggal 25 September lalu berupaya memperkenalkan kepada masyarakat tentang peran penting para Apoteker.

“Bertepatan WPD ditengah masa pandemi Covid-19 ini kami hadir, kami banyak turun langsung kepada masyarakat untuk memberikan bantuan dan bimbingan kepada masyarakat dalam hal pentingnya menjaga kesehatan, mengkonsumsi obat dan jamu,” tuturnya.

Lalu dia menggagas kegiatan edukasi kepada ibu-ibu di Desa Cisampih Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang Jawa Barat. Lebih dari 40 orang ibu-ibu yang tergabung dalam Majlis Ta’lim An-Nisa mendapatkan pelayanan edukasi tentang obat-obatan sekaligus mendapatkan pembagian vitamin gratis dan makanan sehat dalam kemasan box. Dalam kegiatan tersebut dijelaskan tentang kegunaan obat yang tepat dan hidup sehat dengan herbal.

Bahkan kata dia dirinya bersama apoteker lainnya sering membimbing langsung kepada masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekitar lingkungan. “Untuk diolah menjadi obat atau jamu.” imbuhnya.

Pandemi Covid-19 ternyata memberikan hikmah berupa kesadaran ternyata kita memiliki kekayaan alam berupa herbal yang bila dikelola dengan tepat bisa menjadi obat atau pencegah wabah. “Maka dari itu (wabah Covid-19) tak menyurutkan semangat seorang apoteker. Malah sebaliknya (jadi pemicu) terus berjuang memberikan pelayanan kefarmasian terhadap masyarakat dengan keilmuannya. Apakah itu menjelaskan tentang penggunaan obat yang tepat maupun memanfaatkan potensi herbal yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Kata Ramna minimal pada momentum WPD ini bersama apoteker lainnya ingin memberikan kontribusi kepada dunia. “Walaupun datangnya dari kami apoteker (yang berada) di kampung,” tegasnya. (Ist)